JP Radar Nganjuk – Banyak orang dewasa, terutama pekerja dan pelajar, menganggap tidur siang hanya untuk anak-anak atau manula.
Padahal, menurut berbagai penelitian medis, tidur siang justru punya manfaat besar untuk menjaga kesehatan tubuh, khususnya jantung dan otak.
Kebiasaan tidur siang selama 20 hingga 30 menit ternyata bisa membuat tubuh lebih bugar, meningkatkan daya pikir, bahkan membantu menurunkan risiko penyakit jantung.
Sebuah penelitian dari Universitas Lausanne, Swiss, menemukan bahwa orang yang tidur siang secara rutin dua kali seminggu memiliki risiko penyakit jantung lebih rendah dibanding mereka yang tidak pernah tidur siang sama sekali.
Tak hanya jantung, tidur siang juga terbukti bermanfaat bagi kinerja otak. Dalam jurnal yang diterbitkan oleh Harvard Medical School, disebutkan bahwa tidur siang singkat dapat meningkatkan daya ingat, kemampuan berkonsentrasi, dan kreativitas.
Bahkan, tidur siang diyakini mampu memperbaiki suasana hati, membantu mengurangi rasa cemas, dan mempercepat proses pemulihan otak setelah bekerja keras sepanjang pagi.
Namun satu hal yang perlu diingat adalah tidur siang sesuai dengan durasi yang tepat. Para ahli menyarankan durasi tidur siang ideal adalah 15 hingga 30 menit.
Tidur siang terlalu lama justru bisa membuat tubuh terasa lemas atau pusing saat bangun, yang biasa dikenal dengan ‘sleep inertia’.
Jika memungkinkan, tidur siang sebaiknya dilakukan antara pukul 13.00 hingga 15.00 WIB, saat tubuh secara alami mengalami penurunan energi.
Jangan remehkan tidur siang. Di balik kesannya yang sederhana, aktivitas ini menyimpan segudang manfaat bagi kesehatan jantung dan kecerdasan otak.
Dengan durasi yang tepat dan rutin dilakukan, tidur siang bisa menjadi salah satu kunci hidup lebih sehat dan produktif.
Baca Juga: Tetap Mengantuk dan Lelah di Kantor Meski Sudah Tidur Cukup? Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya
Penulis: Rozita Nur Azizah
Editor : Ilmidza Amalia Nadzira