JP Radar Nganjuk - Meskipun terlihat sepele, menahan bersin ternyata bisa berdampak serius. Seorang pria berusia 34 tahun asal Leicester, Inggris, mengalami insiden mengerikan setelah mencoba menahan bersin dengan menutup hidung dan mulutnya.
Akibat tindakan itu, tenggorokannya robek, dan ia harus menjalani perawatan intensif di rumah sakit.
Insiden ini terjadi pada tahun 2018 dan dilaporkan dalam BMJ Case Reports. Pria tersebut merasakan sensasi aneh di leher sesaat setelah mencoba menahan bersin.
Tak lama kemudian, muncul rasa sakit hebat, sulit menelan, dan suaranya menghilang.
Karena khawatir, ia segera mencari bantuan medis. Setibanya di rumah sakit, dokter menemukan pembengkakan di leher dan rasa nyeri hebat saat ditekan.
Pemeriksaan lanjutan pun dilakukan untuk mengetahui penyebabnya.
Dari hasil sinar-X, dokter mendapati bahwa udara telah merembes ke jaringan lunak di lehernya akibat pecahnya bagian tenggorokan. Ini merupakan kondisi medis yang sangat langka dan berbahaya.
Pria tersebut harus menjalani perawatan di rumah sakit selama beberapa hari. Selama masa pemulihan, ia tidak bisa makan secara normal dan harus menggunakan selang makan selama seminggu hingga luka di tenggorokan sembuh.
Dokter THT dari Leicester Royal Infirmary memperingatkan bahwa menahan bersin dengan cara menutup mulut dan hidung sangat berisiko. “Ini bisa menyebabkan cedera serius dan sebaiknya dihindari,” jelasnya.
Meskipun jarang, menahan bersin bisa menyebabkan dampak serius seperti pecahnya gendang telinga, kerusakan sinus, bahkan pecahnya aneurisma otak yang bisa berujung fatal.
Tahukah kamu bahwa bersin bisa melesat hingga 160 km/jam? Itulah mengapa tubuh kita perlu mengeluarkannya secara alami. Menahannya sama saja seperti menahan tekanan besar yang berisiko merusak tubuh.
Daripada menahan, lebih baik bersin dengan menutup hidung dan mulut menggunakan tisu atau lengan bagian dalam. Ini mencegah penyebaran kuman sekaligus menjaga keselamatan diri.
Kasus serupa juga pernah terjadi. Beberapa orang mengalami pecahnya pembuluh darah di mata, otak, hingga kerusakan pada diafragma akibat menahan bersin.
Bersin adalah mekanisme alami yang penting. Biarkan tubuh melakukannya secara aman. Jangan biarkan kejadian seperti ini terjadi pada dirimu.
Editor : Elna Malika