Berita Seputar Nganjuk Olahraga Opini Gaya Hidup Khazanah Seni & Budaya

6 Makanan Putih yang Sebaiknya Dibatasi

Internship Radar Kediri • Kamis, 11 September 2025 | 19:51 WIB

Gula Putih Sebaiknya Dikurangi demi Kesehatan
Gula Putih Sebaiknya Dikurangi demi Kesehatan

JP RADAR NGANJUK-
Pernah nggak sih kamu dengar kalau semakin putih makanan, semakin sedikit nutrisinya? Ternyata memang ada benarnya. Banyak makanan putih sehari-hari—meski enak dan akrab banget di meja makan—justru bisa memicu berbagai masalah kesehatan kalau dikonsumsi berlebihan. Mulai dari naiknya berat badan, lonjakan gula darah, sampai risiko penyakit kronis. 

Artikel Times of India (2023) menjelaskan bahwa mengganti makanan olahan berwarna putih dengan pilihan gandum utuh, sayuran berwarna, dan pemanis alami bisa membantu menurunkan risiko obesitas dan diabetes. Nah, berikut adalah daftar makanan putih yang sebaiknya kamu batasi, plus alternatif sehatnya: 

1. Nasi Putih

Nasi putih adalah makanan pokok sebagian besar orang Indonesia. Tapi sayangnya, nasi putih termasuk karbohidrat olahan yang miskin serat dan protein. Akibatnya, tubuh lebih cepat lapar lagi setelah makan dan gula darah gampang melonjak. Konsumsi berlebihan dalam jangka panjang bisa meningkatkan risiko obesitas. Halodoc (2022) menyebut konsumsi nasi putih lebih dari lima kali per minggu bisa meningkatkan risiko diabetes hingga 17%.

Alternatif sehat: coba beralih ke beras merah, beras cokelat, atau bahkan beras hitam. Jenis beras ini lebih kaya serat, vitamin, dan mineral, sehingga bisa bikin kenyang lebih lama.

Baca Juga: Sudah Coba Jalan Kaki Setiap Hari? Ini Manfaat Luar Biasa yang Akan Kamu Peroleh

2. Gula Putih

Si manis yang satu ini memang bikin candu. Gula putih hanya memberikan kalori kosong tanpa nutrisi berarti. Konsumsi berlebihan bisa memicu obesitas, diabetes tipe 2, hingga penyakit jantung. Nggak heran kalau gula sering disebut sebagai “the white death”.

Alternatif sehat: gunakan pemanis alami seperti madu, kurma, atau buah segar. Selain lebih menyehatkan, pemanis alami juga memberi tambahan vitamin dan mineral.

3. Roti Putih

Roti putih dibuat dari tepung terigu yang sudah diolah sehingga kandungan serat, vitamin, dan mineralnya hilang. Akibatnya, roti putih hanya menjadi sumber karbohidrat cepat serap yang bisa bikin kita cepat lapar lagi dan berisiko menambah berat badan.

Alternatif sehat: ganti dengan roti gandum utuh (whole grain) yang kaya serat. Roti gandum bisa membantu pencernaan lebih baik dan menjaga kadar gula darah tetap stabil.

Baca Juga: Hati Hati! Besihkan Telinga dengan Cotton Bud Bisa Berbahaya

4. Garam Putih

Garam memang penting untuk tubuh, tapi garam putih yang banyak beredar di pasaran biasanya sudah diproses. Kandungan mineral alaminya hilang, digantikan dengan bahan tambahan seperti anti-caking agent. Konsumsi garam putih berlebihan bisa meningkatkan risiko tekanan darah tinggi, stroke, hingga penyakit ginjal.

Alternatif sehat: gunakan garam himalaya, garam laut, atau kombinasikan dengan rempah-rempah dan bumbu alami untuk menambah rasa tanpa harus terlalu banyak garam.

5. Pasta Putih

Sama seperti roti putih, pasta putih juga dibuat dari tepung olahan. Nutrisi penting seperti serat dan protein sudah berkurang drastis. Pasta putih lebih sulit dicerna dan mudah membuat kadar gula darah melonjak.

Alternatif sehat: pilih pasta gandum utuh atau pasta yang terbuat dari bahan lain seperti kacang-kacangan (lentil pasta, chickpea pasta). Rasanya tetap enak, tapi lebih mengenyangkan dan bernutrisi.

Baca Juga: Bukan Genetik Semata: Cara Sederhana Memperpanjang Usia

6. Kentang Putih

Kentang putih sebenarnya punya nutrisi, tapi saat dimasak (apalagi digoreng jadi kentang goreng atau keripik), sebagian besar nutrisinya hilang. Kentang putih juga tergolong karbohidrat cepat serap yang bisa membuat kadar gula darah melonjak. Kalau dikonsumsi berlebihan, bisa memicu kenaikan berat badan dan masalah kesehatan lain.

Alternatif sehat: ganti dengan ubi jalar (sweet potato) yang lebih kaya serat, vitamin A, dan antioksidan. Selain lebih sehat, rasanya juga manis alami dan mengenyangkan.

Makanan putih memang terlihat sederhana dan sering jadi andalan sehari-hari. Tapi kalau dikonsumsi terus-menerus, dampaknya bisa serius bagi kesehatan. Dengan sedikit usaha mengganti makanan putih dengan pilihan yang lebih berwarna dan alami, kamu bisa menjaga berat badan, mengontrol gula darah, dan terhindar dari banyak penyakit.

Baca Juga: Mirip dengan Selasih? Ini Manfaat Chia Seed, Superfood yang Serbaguna!

 

Penulis: Redinta Rachma Ayshafa - Mahasiswa Magang Universitas Negeri Surabaya

Editor : Jauhar Yohanis
#gula putih #makanan #Pasta Aglio e Olio #Kentang Albaeta #Roti putih #garam australia #nasi putih