JP Radar Nganjuk - Zakat adalah kewajiban yang harus dipenuhi oleh setiap Muslim yang memenuhi syarat tertentu.
Secara umum, zakat terbagi menjadi dua jenis yaitu zakat fitrah dan zakat maal.
Meskipun keduanya bertujuan untuk membersihkan harta dan mensucikan diri keduanya memiliki perbedaan yang mendasar.
Zakat Fitrah
Zakat fitrah adalah zakat yang diwajibkan bagi setiap Muslim yang hidup pada bulan Ramadan.
Tujuannya adalah untuk menyucikan diri dan menunjukkan kepedulian terhadap sesama menjelang Idul Fitri.
Besaran zakat fitrah biasanya sebesar 2,5 kg atau 3,5 liter bahan makanan pokok per orang, seperti beras atau gandum, yang disesuaikan dengan kebiasaan masyarakat setempat.
Zakat fitrah harus dibayarkan selama bulan Ramadan hingga sebelum salat Idul Fitri.
Zakat Maal
Zakat maal, atau zakat harta, adalah zakat yang dikenakan pada harta kekayaan yang dimiliki seorang Muslim, seperti uang, emas, perak, hasil pertanian, atau hasil perdagangan.
Zakat ini bertujuan untuk membersihkan harta dan membantu orang yang membutuhkan.
Besaran zakat maal umumnya adalah 2,5% dari total harta yang mencapai nisab (batas minimal) dan telah dimiliki selama setahun (haul).
Zakat maal dapat ditunaikan kapan saja setelah syarat nisab dan haul terpenuhi.
Perbedaan Utama antara Zakat Fitrah dan Zakat Mal
1. Besaran Zakat:
- Zakat Fitrah: Tetap, yaitu 2,5 kg atau 3,5 liter bahan makanan pokok per orang.
- Zakat Maal: Bervariasi, yaitu 2,5% dari total harta yang memenuhi syarat nisab dan haul.
2. Bentuk Zakat:
- Zakat Fitrah: Biasanya berupa bahan makanan pokok atau uang setara.
- Zakat Maal: Bisa berupa uang, barang, atau aset sesuai dengan jenis harta yang dimiliki.
3. Waktu Penunaian:
- Zakat Fitrah: Harus dibayar pada bulan Ramadan hingga sebelum salat Idul Fitri.
- Zakat Maal: Dapat dibayar kapan saja setelah harta memenuhi syarat nisab dan haul.
4. Penerima Zakat (Mustahik):
- Zakat Fitrah: Diberikan kepada siapa saja yang membutuhkan, tanpa memandang jenis harta.
- Zakat Maal: Diberikan kepada delapan golongan yang berhak menerima zakat, seperti fakir, miskin, amil, dan lainnya.
Memahami perbedaan antara zakat fitrah dan zakat maal sangat penting agar kewajiban zakat dapat ditunaikan dengan tepat dan sesuai dengan syariat Islam, sehingga tujuan zakat untuk membersihkan harta dan membantu sesama dapat tercapai dengan maksimal.
Penulis: Effa Desiana Hidayah
Editor : Ilmidza Amalia Nadzira