JP Radar Nganjuk - Sebanyak 50 narapidana berhasil kabur dari Lapas Kelas II B Kutacane, Aceh.
Para narapidana berhasil keluar lapas setelah merusak lapisan pintu pengaman dan atap lapas.
Andi Hasyim, selaku kepalq Lapas Kelas II B mengatakan bahwa awalnya pintu lapas dalam kondisi terkunci, namun dari 3 pintu berhasil dibobol 2.
Karena hanya 2 pintu yang berhasil di bobol alhasil beberapa dari mereka lewat atap.
Berdasarkan keterangan yang diberikan oleh Andi, tahanan yang kabur mayoritas adalah tahanan atas kasus narkoba.
Pada saat kejadian berlangsung, petugas yang sedang berjaga di Lapas Kelas II B Kutacane hanya enam orang.
Sedangkan total penghuni lapas sekitar 362 orang.Hal ini jelas tidak berbanding dari segi kekuatan.
Sehingga jika ada pergerakan atau pemberontakan dari warga binaan, petugas penjaga lapas tidak dapat menangani, karena kurangnya tenaga.
Diduga alasan para napi tersebut kabur adalah adanya permintaan mereka kepada pihak lapas tidak dapat diakomodasi.
Salah satu permintaannya adalah untuk diadakannya bilik asmara di dalam lapas. Namun untuk merealisasikan hal tersebut, diperlukan persetujuan dari tingkat pusat, kata Andi.
Penulis: Effa Desiana Hidayah
Editor : Ilmidza Amalia Nadzira