Berita Seputar Nganjuk Pendidikan Olahraga Opini Gaya Hidup Khazanah Seni & Budaya Video

Memahami Perbedaan Fundamental Hari Ibu Indonesia dan Mother’s Day Internasional

rekian • Minggu, 10 Mei 2026 | 14:58 WIB
Perbedaan Hari Ibu dan Mother
Perbedaan Hari Ibu dan Mother's Day Internasional (Gemini AI)

 

RADARNGANJUK.JAWAPOS.COM- Kita seringkali melihat ucapan selamat hari ibu berseliweran di media sosial pada bulan Mei dan Desember. Meski tujuannya sama-sama menghormati sosok perempuan, ternyata Hari Ibu di Indonesia dan Mother’s Day Internasional memiliki akar sejarah, filosofi, dan makna yang sangat berbeda.

Berikut adalah poin dasar yang membedakan kedua peringatan tersebut:

1. Akar Sejarah: Perjuangan vs Kasih Sayang Personal

Perbedaan paling mencolok terletak pada alasan di balik lahirnya peringatan ini:

  • Hari Ibu Indonesia: Berakar dari semangat nasionalisme. Peringatan ini bermula dari Kongres Perempuan Indonesia I yang digelar pada 22 Desember 1928 di Yogyakarta. Momentum ini merupakan tonggak sejarah perjuangan perempuan dalam merebut kemerdekaan dan memperbaiki nasib kaum wanita.

  • Mother’s Day Internasional: Diprakarsai oleh Anna Jarvis di Amerika Serikat pada tahun 1908. Motif utamanya adalah bentuk penghormatan personal kepada sang ibu dan keluarga. Anna ingin mengenang pengorbanan ibunya sendiri, yang kemudian berkembang menjadi tradisi global.

2. Landasan Hukum dan Status Hari Libur

Kedua peringatan ini memiliki pengakuan resmi yang berbeda di negaranya masing-masing:

Aspek Hari Ibu Indonesia Mother's Day (AS/Internasional)
Tanggal 22 Desember Minggu kedua Mei (Contoh: 10 Mei)
Dasar Hukum Keppres Nomor 316 Tahun 1959 Proklamasi Presiden Woodrow Wilson (1914)
Status Libur Bukan Hari Libur Nasional Hari Libur Nasional (di Amerika Serikat)

3. Fokus Utama: Pergerakan vs. Domestik

Meski kini keduanya sering dirayakan dengan pemberian bunga atau kado, fokus asli dari kedua hari ini sejatinya berbeda:

  • Fokus Indonesia: Lebih condong pada perjuangan perempuan bangsa, emansipasi, dan keterlibatan perempuan dalam politik serta pembangunan negara. Perayaannya sering diisi dengan kegiatan sosial, seminar pemberdayaan, dan aksi nyata bagi kaum perempuan.

  • Fokus Internasional: Menitikberatkan pada kasih sayang ibu dan keluarga. Perayaannya lebih bersifat domestik dan personal, yakni memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada peran ibu sebagai jantung dari sebuah rumah tangga.


Kesimpulan

Singkatnya, jika Mother’s Day adalah perayaan untuk memanjakan sosok ibu di rumah, maka Hari Ibu di Indonesia adalah pengingat bahwa perempuan adalah pejuang yang memiliki peran besar dalam pergerakan bangsa.

Apapun tanggal yang Anda pilih untuk merayakannya, keduanya sepakat pada satu hal: Perempuan dan Ibu layak mendapatkan apresiasi tertinggi atas segala dedikasinya.

Editor : rekian
#hari ibu #mother's day internasional #mother's day #filosofi #sejarah