Berita Seputar Nganjuk Pendidikan Olahraga Opini Gaya Hidup Khazanah Seni & Budaya Video

Prestasi dan Sepak Terjang Graham Arnold mantan Pelatih Tim Australia di Dunia Sepak Bola

Redaksi Radar Nganjuk • Jumat, 20 September 2024 | 20:44 WIB
Photo
Photo

NGANJUK, JP Radar Nganjuk - Kabar mengejutkan datang dari Negeri Kanguru, FA Australia resmi mengumumkan Graham Arnold tinggalkan posisinya sebagai pelatih Timnas Australia.

“Graham Arnold segera meninggalkan jabatan sebagai pelatih Timnas Australia,” bunyi pengumuman di situs resmi Socceroos, Jumat (20/9/2024).

Pelatih Australia, Graham Arnold selaku juru taktik resmi tinggalkan posisi jabatannya usai ditahan imbang lawan Timnas Indonesia pada matchday dua Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia. Duel itu berlangsung Selasa 10 September 2024 di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta.

Kegagalan dalam mengalahkan Indonesia membuat posisi Australia terancam di Grup C Putaran 3 Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia.

Sampai masa pengunduran dirinya pada September 2024, salah satau prestasi Graham Arnold memegang salah satu catatan kepelatihan terbaik dalam sejarah sepak bola Australia.

Karir Prestasi Graham Arnold

Graham James Arnold seorang manager sepak bola Australia dan mantan pelatih Timnas Australia. Lahir 3 Agustus 1963, Sydney, Australia.

Arnold pertama kali manejabat sebagai pelatih kepala Timnas Australia pada tahun 2000.

Selain itu, selama menjadi pelatih, ia lebih banyak bekerja dengan klub dan tim nasional Australia sebagai asisten, dan manajer tim yunior.

Graham Arnold hanya sekali mencoba peruntungannya di luar negeri, saat ia mengambil alih klub Jepang Vegalta Sendai pada tahun 2014.

Kejuaraan Liga /2011, Juara Liga Inggris 2011/2012, dan Kejuaraan Liga 2013 Semasa melatih Sydney FC, Graham Arnold memenangi laga kedua A League 2014/2015.

Dan pada tahun 2017, ia memenangkan kompetisi yang sama. Ia juga memimpin Sydney FC meraih dua gelar Liga Utama pada 2016/2017 dan 2017/2018. Selain itu, ia memenangkan Piala FA pada tahun 2017..

Sebagai mantan pemain timnas Australia, Graham Arnold sangat dekat dengan Australian Football League. Bahkan, sejak dua puluh tahun lalu, ia dipercaya untuk berkecimpung di dunia kepelatihan timnas Australia.

Graham Arnold memulai karirnya sebagai asisten pelatih Australia dari tahun 2000 hingga 2006. Ia kemudian mengambil alih Australia, setelah Guus Hiddink meninggalkan Jerman pada Piala Dunia 2006.

Pada tahun 2007 ia kembali sebagai asisten pelatih tim nasional Australia U-23 di bawah Pim Verbeek. Pada tahun 2008, Graham Arnold kembali menjadi pelatih level klub hingga tahun 2018. Ia juga ditunjuk sebagai pelatih kepala tim nasional.

Australia mencetak rekor di bawah kepemimpinan Graham Arnold. Socceroos menjadi tim pertama dalam sejarah kualifikasi Piala Dunia yang memenangkan 11 pertandingan berturut-turut dari September 2018 hingga Oktober 2021.

Setelah lolos ke Piala Dunia 2022 di Qatar, Graham Arnold dari Australia tampil baik di grup ini. tahap dan maju ke babak 16 besar. Sayangnya, Australia langsung tersingkir di pertandingan pertama babak playoff saat mereka kalah dari juara bertahan Argentina.

Editor : Redaksi Radar Nganjuk