JP Radar Nganjuk - Valentino Rossi, pembalap legendaris asal Italia, kembali menyita perhatian meski sudah pensiun dari dunia balap. Kali ini bukan soal comeback atau tim baru, melainkan tentang peran penting yang ia soroti yaitu asisten pembalap.
Peran yang sebelumnya tak banyak diketahui publik, kini mulai dianggap sebagai elemen vital dalam kesuksesan tim MotoGP.
Rossi menyebut bahwa keberadaan seorang asisten pembalap sangat memengaruhi performa pembalap di lintasan.
Salah satu contoh nyata adalah Alessio Salucci atau yang akrab disapa Uccio.
Pria yang telah menemani Rossi sejak awal karier ini bukan hanya sahabat dekat, tapi juga menjadi manajer kepercayaan dan tangan kanan yang selalu hadir di tiap momen penting balapan.
“Banyak orang mungkin tidak tahu, tapi kehadiran Uccio sangat besar pengaruhnya. Dia bukan cuma membantu teknis, tapi juga secara emosional dan psikologis,” ungkap Rossi saat diwawancarai media Italia.
Uccio kerap menjadi penghubung antara Rossi dan tim teknis, memastikan komunikasi berjalan lancar dan kebutuhan Rossi di lintasan bisa terpenuhi dengan cepat.
Ia juga kerap memberi masukan soal strategi dan menjadi sosok yang menenangkan saat tekanan kompetisi memuncak.
Menurut Rossi, peran seperti Uccio kini semakin dibutuhkan oleh para pembalap muda yang terjun di kelas Moto3 maupun Moto2.
“Saat tekanan datang bertubi-tubi, pembalap butuh seseorang yang bisa dipercaya dan mengerti kondisi di dalam dan luar lintasan,” tambahnya.
Tim-tim besar di MotoGP kini mulai melirik pentingnya posisi asisten pribadi pembalap.
Tak hanya bertugas sebagai manajer logistik atau admin, tetapi juga sebagai konsultan pribadi yang mendampingi pembalap dari awal musim hingga akhir kompetisi.
Rossi berharap bahwa ke depan peran ini bisa lebih dihargai dan dijadikan profesi yang diakui secara resmi dalam struktur tim balap.
“MotoGP itu bukan cuma soal mesin dan pembalap. Ada banyak orang di balik layar yang berperan besar, dan salah satunya ya seperti Uccio ini,” tuturnya.
Dengan pengalamannya selama lebih dari dua dekade, Rossi yakin asisten pembalap bisa menjadi pembeda antara yang biasa-biasa saja dan juara sejati.
“Kalau mau juara dunia, semua aspek harus diperhatikan. Termasuk siapa yang ada di sampingmu tiap hari,” pungkasnya.
Penulis: Joenaidi Zidane, Mahasiswa Magang Politeknik Negeri Madiun (PNM)
Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di Grup Telegram "Radar Kediri". Caranya klik link join telegramradarkediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel.
Editor : Miko