JP Radar Nganjuk - Marc Marquez tampil luar biasa di Sprint Race MotoGP Italia 2025 meski mengawali balapan dengan kekacauan kecil yang ia akui sebagai kesalahan pribadi.
Rider tim Gresini Ducati itu tetap mampu menebus momen krusial itu dan keluar sebagai pemenang sprint ke-8 musim ini.
Baca Juga: Marc Marquez Juara Sprint MotoGP Italia, Dramatis Banget!
Insiden terjadi hanya beberapa detik sebelum lampu start padam. Marquez mengaku tidak yakin apakah sistem kontrol start di motornya telah aktif.
Akibatnya, ia panik dan mencoba meraba-raba tombol di setang, bahkan harus melepaskan tangan dari kopling di saat-saat genting.
“Saya pikir kontrol peluncurnya mati, tapi saya tidak tahu pasti. Saya bahkan tidak tahu apa yang saya lakukan,” kata Marquez jujur usai balapan.
“Tapi itu jelas kesalahan saya. Untungnya, saya bisa menyelamatkannya dan semoga tak terulang besok.”
Kesalahan tersebut membuat Marquez kehilangan momentum dan langsung merosot ke posisi tujuh saat masuk tikungan pertama.
Baca Juga: Sejarah Suku Enggano, Penghuni Pulau Terluar Indonesia yang Unik
Namun, insiden antara Brad Binder dan Johann Zarco, ditambah agresivitas khas Marquez, membuatnya kembali merangsek ke depan.
Ia kemudian terlibat duel sengit dengan saudaranya, Alex Marquez, dan juga Francesco Bagnaia.
Pada lap keempat, Marc menyalip Alex untuk memimpin dan tak terbendung hingga garis finis.
Kemenangan ini makin memperlebar keunggulan Marquez di klasemen. Kini, ia memimpin dengan selisih 35 poin dari pesaing terdekatnya dan 98 poin dari rekan setimnya sendiri.
“Saya dan Alex punya pace yang sangat mirip. Tapi target saya cuma satu, yaitu kehilangan poin sesedikit mungkin.
Nyatanya, saya justru dapat tambahan poin penting,” ujar juara dunia empat kali itu.
Baca Juga: Ratusan Ton Hasil Panen Membusuk, Petani Pulau Enggano Merugi Jutaan Rupiah
Dengan performa konsisten seperti ini, Marquez semakin mengukuhkan diri sebagai kandidat kuat juara dunia musim 2025.
Editor : Miko