JP Radar Nganjuk - Gelandang Chelsea, Moises Caicedo, mengungkapkan ambisi mengejutkan terkait masa depannya di dunia sepak bola. Meski masih terikat kontrak jangka panjang di Stamford Bridge, pemain asal Ekuador itu menyatakan keinginannya untuk kembali bermain di negara asalnya sebelum pensiun.
Caicedo, yang kini berusia 23 tahun, merupakan jebolan akademi Independiente del Valle sebelum merantau ke Inggris untuk bergabung dengan Brighton pada 2021. Dua tahun kemudian, ia mencetak rekor sebagai rekrutan termahal dalam sejarah Chelsea dengan nilai transfer mencapai £115 juta.
Baca Juga: Chelsea Didesak Segera Gaet Emiliano Martinez Sebelum Didahului Man United
Dalam wawancaranya dengan Radio Ritmo 98.5 yang dikutip Radar Nganjuk dari Sport Witness, Caicedo berbicara terbuka tentang impiannya di akhir karier. “Masa depan tidak ada yang tahu. Jika diberi kesempatan dan jika Tuhan mengizinkan, saya akan kembali ke negara saya. Tapi jika ada peluang bermain di Liga (De Quito), saya akan menerimanya tanpa masalah,” ucapnya.
Saat ini, Caicedo masih memiliki kontrak enam tahun di Chelsea, dengan opsi perpanjangan selama 12 bulan. Namun, pernyataannya tersebut menunjukkan bahwa sang gelandang sudah mulai memikirkan jalur karier jangka panjangnya di luar Eropa.
Caicedo tampil cukup reguler di musim perdananya bersama The Blues dan menjadi bagian penting dalam rencana pelatih Enzo Maresca musim depan. Namun, loyalitasnya terhadap tanah kelahiran tetap menjadi bagian penting dalam perjalanan kariernya.
Baca Juga: Manchester United Juara Premier League Summer Series 2025, Bruno Fernandes Ogah Angkat Trofi
Pernyataan Caicedo ini tentu menjadi angin segar bagi klub-klub Ekuador, khususnya Liga de Quito, yang berpotensi mendapatkan jasa salah satu pemain terbaik negeri itu di masa mendatang.
Editor : Miko