Radar Kediri - Jelang semifinal Piala Dunia 2026 antara Inggris vs Argentina, hampir semua analisis statistik mengunggulkan Inggris. Kedalaman skuad, usia pemain, hingga simulasi superkomputer memberikan peluang lebih besar kepada The Three Lions. Namun Piala Dunia selalu memiliki satu variabel yang tidak bisa dihitung oleh algoritma, yakni pengalaman memenangkan laga-laga besar. Dan dalam aspek itu, Argentina datang dengan modal yang jauh lebih kuat.
Inggris Datang dengan Skuad yang Lebih Lengkap
Sulit membantah bahwa Inggris merupakan salah satu tim dengan materi pemain terbaik di Piala Dunia 2026.
Di setiap lini, mereka memiliki kedalaman skuad yang membuat banyak negara iri.
Mulai dari lini pertahanan yang solid, gelandang kreatif, hingga penyerang dengan kecepatan tinggi, Inggris memiliki banyak pilihan untuk menghadapi berbagai situasi pertandingan.
Selain kualitas individu, usia para pemain juga berada dalam fase emas.
Sebagian besar pemain inti berada pada usia produktif, sehingga mampu menjaga intensitas permainan selama 90 menit bahkan hingga babak tambahan.
Tak heran jika berbagai model statistik memberikan peluang lebih besar kepada Inggris untuk memenangkan pertandingan.