SUARA BU GURU: Guru SMPN 4 Nganjuk Ari Wijayanti minta orang tua jadi tempat curhat anak.
Focus Group Discussion (FGD) Antara Sleep Call, TKA, dan SPMB 2026 (9)
Banyak cara yang bisa dilakukan oleh orang tua (ortu) untuk mengatasi anak kecanduan sleep call. Salah satunya adalah ortu yang harus terlibat dalam semua kegiatan anak. Entah itu kegiatan di sekolah atau di luar sekolah.
Hal itu seperti yang dijelaskan oleh Guru SMPN 4 Nganjuk Ari Wijayanti. Dia mengatakan, ortu memiliki tanggung jawab untuk terlibat dalam semua kegiatan si anak. “Anak hebat itu dari orang tua yang terlibat,” ujarnya saat mengikuti Focus Group Discussion (FGD) Antara Sleep Call, Tes Kemampuan Akademik (TKA), dan SPMB 2026 yang digelar Jawa Pos Radar Nganjuk pada 16 Juli lalu.
Ari menjelaskan, ortu harus memiliki tanggung jawab untuk terlibat dalam semua kegiatan anak. Entah itu, kegiatan di sekolah atau di rumah. Sebagai contoh, untuk di sekolah, ortu bisa terlibat dengan membimbing anak dalam mengerjakan tugas.
Selain itu, ortu juga bisa terlibat dengan menyiapkan keperluan anak di sekolah. “Orang tua juga bisa menjadi tempat curhat tentang masalah anak ketika di sekolah,” tambahnya.
Begitu juga dengan orang tua yang terlibat dalam urusan anak di rumah. Saat berada di rumah, ortu harus memiliki kegiatan bersama-sama dengan anak. Entah itu kegiatan bermain, mengerjakan pekerjaan rumah, dan masih banyak yang lainnya. “Orang tua harus hadir dalam semua kegiatan anak,” tandasnya.
Lebih lanjut, Ari menjelaskan, banyak manfaat yang bisa terjadi dengan hadirnya ortu dalam kegiatan si anak. Manfaatnya, hal itu akan menjadikan anak meraih kesuksesan di kemudian hari. “Tugas mendidik anak tidak hanya pada guru. Melainkan juga pada orang tua,” ingatnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Nganjuk Sopingi mengatakan, jika peran orang tua sangat diharapkan dalam mengatasi siswa kecanduan sleep call. Karena sleep call tidak dilakukan di sekolah. Namun, di rumah atau luar sekolah. “Saat anak sudah di luar sekolah maka tanggung jawab ada di orang tua untuk mengawasi dan mendidiknya,” ujarnya.
Sopingi meminta ortu untuk aktif saat mengawasi buah hatinya. Mereka harus dekat dengan anaknya. Sehingga, anak tidak merasa kesepian saat berada di rumah.(wib/tyo)