NGANJUK, JP Radar Nganjuk- Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Nganjuk berupaya menyiapkan anak didik Kota Angin siap mengikuti Tes Kemampuan Akademik (TKA). Sebagai persiapan, disdik menggelar bimbingan teknis (bimtek) TKA bagi guru.
Kepala Bidang (Kabid) SMP Disdik Kabupaten Nganjuk Munawir mengatakan, TKA merupakan hal baru bagi dunia pendidikan. Meski bukan menjadi penentu kelulusan, namun TKA dianggap sebagai momok bagi siswa.
PERSIAPAN TKA: Kabid SMP Munawir membuka bimtek untuk guru menjelang TKA 2026.
Untuk itu, Munawir menjelaskan, pihaknya sengaja menggelar bimtek kepada para guru agar bisa memberi contoh soal TKA kepada siswa. Sehingga, siswa bisa semakin intensuf berlatih mengerjakan soal. “Siswa tidak perlu khawatir saat menghadapi TKA. Selain itu juga agar nilai siswa bagus di atas rata-rata,” ujarnya mewakili Kepala Disdik Kabupaten Nganjuk Puguh Harnoto.
Untuk diketahui, bimtek tersebut bertajuk 'Peningkatan Kapasitas Guru Persiapan TKA'. Kegiatan diikuti puluhan peserta. Mereka adalah para guru mata pelajaran matematikan dan Bahasa Indonesia dari sejumlah satuan pendidikan tingkat SMP di Kota Angin.
SERIUS: Guru SMP mengikuti bimtek untuk persiapan TKA 2026.
Acara berlangsung di SMPN 2 Nganjuk. Agar semakin memperdalam materi, disdik menggelar bimtek selama dua hari berturut-turut. “Agar optimal dalam menyerap ilmu,” tandas Munawir.
Sedangkan, untuk narasumber kegiatan, disdik mengundang Universitas Negeri Surabaya (UNESA). Unesa dikenal sebagai perguruan tinggi yang mencetak pendidik sejak puluhan tahun silam.
Diharapkan, materi yang disampaikan narasumber dapat terserap maksimal oleh peserta. Sehingga, bisa memberi contoh soal dan menjadikan siswa percaya diri menghadapi TKA. “Kisi-kisi maupun soal TKA sudah ada ketentuannya. Guru kita ajak membuat contoh soal setidaknya mendekati sebenarnya, agar siswa bisa percaya diri dan mampu mengerjakan,” tandas Munawir. (ik3/adv/tyo)