Berita Seputar Nganjuk Pendidikan Olahraga Opini Gaya Hidup Khazanah Seni & Budaya Video

SPMB SMAN di Kabupaten Nganjuk: Lulus Tahun Lalu Dapat 1 Persen

Karen Wibi • Kamis, 16 April 2026 | 18:26 WIB
DAFTAR ULANG: Salah satu peserta sistem penerimaan murid baru (SPMB) SMA Negeri melakukan daftar ulang pemenuhan kuota di SMAN 2 Nganjuk kemarin.
DAFTAR ULANG: Salah satu peserta sistem penerimaan murid baru (SPMB) SMA Negeri melakukan daftar ulang pemenuhan kuota di SMAN 2 Nganjuk tahun lalu.

 

NGANJUK, JP Radar Nganjuk- Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) SMAN di Kabupaten Nganjuk berbeda dengan tahun sebelumnya. Ada kuota untuk lulusan SMP/MTs tahun 2025. “Kuota untuk lulusan tahun lalu adalah 1 persen dari pagu SMAN,” ujar Kepala Cabang Dinas Pendidikan (Kacabdindik) Provinsi Jawa Timur (Jatim) wilayah Kabupaten Nganjuk M. Ardiyanto.

Kuota 1 persen untuk lulusan tahun lalu hanya berlaku SPMB jalur domisili. Dengan batas usia calon siswa baru untuk lulusan sebelum tahun 2026 adalah 21 tahun. Sehingga, sisa kuota 34 persen di jalur domisili, tersisa 19 persen untuk lulusan SMP/MTs tahun ini dan 15 persen untuk jalur domisili sebaran. 

Menurut Ardiyanto, kuota satu persen itu ditujukan untuk memberi kesempatan bagi siswa yang sempat tidak diterima di sekolah negeri. Namun jika kuota tersebut tetap tidak terisi, maka sekolah bisa mengalokasikan kuota tersebut untuk jalur domisili reguler. “Jalur domisilli ini ditujukan kepada calon siswa yang berasal dari wilayah dalam rayon,” tambahnya.

Sementara itu, SPMB SDN di Kabupaten Nganjuk sudah berjalan lebih dari seminggu. Sayangnya, hingga kemarin, jumlah siswa yang mendaftar masih sedikit. “Pendaftaran SPMB untuk jenjang SD akan ditutup pada 21 April mendatang,” ujar Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Nganjuk Puguh Harnoto.

Sementara itu, hingga pukul 11.30 WIB, baru ada 1.866 siswa yang mendaftar pada SD negeri di Kabupaten Nganjuk. Jumlah tersebut diketahui baru 10,62 persen dari jumlah total kuota yang tersedia. Karena diketahui, total kuota yang tersedia untuk SPMB SD di tahun ini mencapai 17.563.

Puguh menjelaskan, dari jumlah tersebut, mayoritas calon siswa baru mendaftar pada jalur domisili. Dengan total 1.838 calon siswa yang mendaftar. Lalu di urutan kedua ada jalur afirmasi. Total ada 22 siswa yang mendaftar. Sedangkan di posisi terakhir adalah jalur mutasi. Dengan jumlah pendaftar yakni enam anak.

Puguh mengatakan, mayoritas SDN di Kabupaten Nganjuk belum bisa memenuhi pagu hingga kemarin. Hanya satu SDN yang bisa memenuhi pagu. Bahkan, jumlah pendaftar melebihi pagu. Yaitu,  SDN 1 Ganungkidul . Pendaftar di SDN 1 Ganungkidul  sebanyak 87 siswa untuk jalur domisili. Padahal, pagu yang tersedia hanya 84 kursi. (wib/tyo)  

Editor : Karen Wibi
#spmb smk #SPMB SMA #Kabupaten Nganjuk