NGANJUK, JP Radar Nganjuk- Peserta gelombang pertama Tes Kemampuan Akademik (TKA) tingkat SD tak perlu khawatir. Karena soal matematika dan Bahasa Indonesia yang mereka hadapi tidak akan sama dengan soal peserta gelombang 2 TKA. “Ada ribuan soal TKA SD itu. Jadi, gelombang 1 dan 2 tidak sama soalnya,” ujar Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Nganjuk Puguh Harnoto.
Untuk itu, peserta TKA tak perlu merasa waswas soal TKA bocor. Hal itu terbukti saat gelombang kedua TKA kemarin, ribuan siswa terlihat pusing mengerjakan soal mapel matematika. “Kami pastikan siswa yang ujian di gelombang kedua tidak akan diuntungkan. Semua soal tidak ada yang sama,” tambahnya.
Menurut Puguh, tidak ada kendala selama berjalannya TKA di Kabupaten Nganjuk. Baik itu yang terjadi di gelombang pertama atau gelombang kedua. Puguh berharap kondisi tersebut dapat bertahan hingga TKA rampung. “Kendala awal hanya kekurangan sarpras berupa komputer atau laptop. Beruntung para guru bisa meminjamkan laptop ke siswa selama TKA,” imbuhnya.
Terpisah, Kepala SDN 3 Sonoageng Liring Puspita mengatakan, TKA yang berlangsung di sekolah yang dipimpinnya berjalan dengan lancar. “Seluruh siswa di SDN 3 Sonoageng baru mengikuti TKA di gelombang kedua. Yaitu hari ini (kemarin, Red),” ujarnya kepada wartawan koran ini.
Liring menjelaskan, di SDN 3 Sonoageng, total ada 13 siswa yang mengikuti TKA. Kemarin ke 13 siswa tersebut mengikuti TKA dengan mapel matematika. Sedangkan hari ini (23/4) seluruh siswa akan mengerjakan mapel Bahasa Indonesia. “Sampai saat ini tidak ada kendala selama TKA,” tambahnya.
Seperti diberitakan sebelumnya, TKA untuk jenjang SD sudah mulai berlangsung di Kabupaten Nganjuk. Total ada 11.129 siswa yang mengikuti TKA. Rencananya mereka mengikuti TKA hingga 30 April mendatang. (wib/tyo)
Editor : Karen Wibi