Berita Seputar Nganjuk Olahraga Opini Gaya Hidup Khazanah Seni & Budaya

Hari Ini Tim Ekskul Adakan Pelatihan di Aula Sekolah

Karen Wibi • Jumat, 24 April 2026 | 22:11 WIB
TEMPAT ACARA: Ruang aula SMKN 1 Bagor sudah siap ditempati peserta pelatihan jurnalistik bersama Jawa Pos Radar Kediri, Sabtu besok (25/4).
TEMPAT ACARA: Ruang aula SMKN 1 Bagor sudah siap ditempati peserta pelatihan jurnalistik bersama Jawa Pos Radar Kediri, Sabtu besok (25/4).

NGANJUK, JP Radar Nganjuk– Para siswa aktivis ekstrakurikuler (ekskul) jurnalistik SMKN 1 Bagor berlatih praktik reportase hari ini (25/4). Bersama Jawa Pos Radar Kediri, mereka tidak hanya menyerap materi teori. Namun juga praktik berkomunikasi massa.

 “Mulai dari mencari fakta, menghimpun data, mengolahnya hingga menyajikannya dalam karya jurnalistik berupa artikel maupun berita,” terang Manager Pemasaran Jawa Pos Radar Kediri Heri Muda Setiawan.

 Para peserta pelatihan edukatif ini, menurut Heri, mendapat bekal teknik wawancara serta mengelola bahan hasil interview tersebut menjadi pemberitaan. Dengan menguasai hal ini, siswa dapat meningkatkan kompetensinya. Terutama keterampilan dalam berkomunikasi dengan khalayak.

 “Jurnalis pelajar bisa menjadi penyampai informasi di lingkungan sekolahnya. Dalam pelatihan ini akan mengasah kemampuan berwawancara, berpikir kritis, analisis, hingga kemampuan menulis,” paparnya.

 Di era digital seperti saat ini, Heri menambahkan, jurnalis bisa menyampaikan informasi lebih luas. Tidak seperti dahulu yang hanya di media cetak seperti koran dan majalah. Atau media elektronik, televisi dan radio. Namun kini karya jurnalistik juga dapat disalurkan melalui media online seperti website maupun media sosial (medsos).

 “Sekarang siapa saja bisa menjadi content creator. Ciri-ciri era digital itu bersifat cepat, real time dan interaktif,” jelasnya.

 Meski begitu, Heri menyatakan, banyak tantangan terhadap kualitas penulisan di era digital. Terutama masih maraknya berita hoaks dan disinformasi. Kemudian penulisan judul yang sensasional atau clickbait yang tidak sesuai dengan isi beritanya. “Cepat mengunggah boleh, karena jurnalis memang harus cepat. Namun harus akurat dan menyampaikan informasi yang benar,” paparnya.

 Heri berharap, para peserta pelatihan mengikuti kegiatan dan menyimak dengan baik dan tertib. Pasalnya, program ini tak hanya membekali kompetensi. Namun juga memperkuat pembentukan karakter. Selain menulis, juga mendorong siswa berani menyampaikan pendapat. 

 Seperti diketahui, pelatihan jurnalistik bersama Jawa Pos Radar Kediri yang digelar di aula sekolah Jalan Raya Gandu, Kecamatan Bagor tersebut untuk meningkatkan keterampilan menulis. Kegiatan juga mengembangkan program literasi kejurnalistikan. Pelatihan ini bertema ‘Menulis Artikel di Era Digital: Cepat, Menarik, dan Viral’. “Kami ingin belajar membuat karya jurnalistik yang baik,” kata Ketua Ekskul Jurnalistik SMKN 1 Bagor Ediesta Nazhril Ramadhani.(p2/ndr) 

Editor : Karen Wibi
#pendidikan kabupaten nganjuk #smkn 1 bagor #berita nganjuk hari ini #Kabupaten Nganjuk