NGANJUK, JP Radar Nganjuk– Kecelakaan terjadi traffic light Desa Ngrengket, Sukomoro, kemarin pagi. Truk bermuatan barang bekas nomor polisi S 9171 UW terguling setelah oleng. Kejadian itu nyaris mengenai tiang traffic light. Diduga laka tunggal itu disebabkan karena kelebihan beban yang membuat as roda depannya patah.
KBO Satlantas Polres Nganjuk Iptu Herry Buntoro mengatakan, pihaknya masih melakukan pemeriksaan terhadap sopir truk, Sm, 36, warga Desa/Kecamatan Bareng, Kabupaten Jombang. Truk bermuatan barang bekas itu rencananya akan dibawa ke Jombang. Sekitar pukul 05.30, Sm hendak masuk ke Pintu Tol Nganjuk di Desa Ngrengket, Kecamatan Sukomoro. “Dia (Sm, Red) sendirian,” ungkap Herry.
Dari hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) dan para saksi yang melihat kecelakaan tersebut, Herry mengatakan pengemudi melaju dengan kecepatan sekitar 60 km/jam. Setiba di lokasi, truk tersebut harus mengerem karena melewati persimpangan. Truk yang dikemudikan dari arah barat itu tiba-tiba saja oleng dan berbelok ke kanan. “Truknya naik ke trotoar traffic light lalu badan truk oleng ke kiri hingga akhirnya terguling ke kiri,” imbuh perwira polisi berpangkat dua balok di pundaknya itu.
Kepada polisi, Sm mengaku tidak dalam kondisi mengantuk. Dia berdalih olengnya truk itu karena as roda depan bagian kanan patah. Sehingga tidak bisa dikendalikan sehingga truk naik ke atas trotoar kemudian terguling.
Saat peristiwa itu terjadi, banyak warga yang melihat kejadian tersebut dan langsung menghubungi Satlantas Polres Nganjuk. Warga sempat mendekat untuk menyelamatkan pengemudi truk. Ternyata pengemudi keluar dan hanya mengalami luka kecil.
Beruntung saat truk bermuatan barang bekas itu terguling ke kiri, tidak ada kendaraan yang berhenti di sana. Kejadiannya tepat di lokasi traffic light. “Hanya ada truk itu saja. Tidak ada kendaraan lain yang terlibat,” ujar Herry.
Sementara itu, Sm yang mengalami luka lecet tidak sampai dibawa ke rumah sakit.Terkait indikasi muatan yang berlebihan, Herry belum bisa menyimpulkan. Hingga kemarin, polisi masih mendalami kejadian laka tersebut.
Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di Grup Telegram "Radar Kediri". Caranya klik link join telegramradarkediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel.
Editor : Redaksi Radar Nganjuk