NGANJUK, JP Radar Nganjuk- Warga Kecamatan Tanjunganom, Kabupaten Nganjuk gempar kemarin. Penyebabnya, ada mayat pria tanpa identitas yang mengapung di sungai Dusun Pulorejo, Desa Kedungrejo.
Penemuan mayat terjadi sekitar pukul 05.00 WIB. Saat itu, Suwarjono, warga setempat, sedang bersepeda melintas di jalan desa. Ia kemudian dihentikan Tumijan. Karena Tumijan melihat ada mayat mengapung di sungai. Keduanya kemudian, memastikan mayat tersebut.
Setelah mematikan jika ada orang meninggal dunia di sungai, mereka melapor ke perangkat desa setempat. Lalu, dilaporkan ke Polsek Warujayeng.
Kasi Humas Polres Nganjuk Iptu Fajar Kurniadi mengatakan, setelah menerima laporan, petugas Polsek Warujayeng bersama tim terkait langsung mendatangi tempat kejadian perkara (TKP) untuk melakukan pemeriksaan awal. “Petugas kemudian melakukan olah TKP dan mengevakuasi jenazah ke Rumah Sakit Bhayangkara Nganjuk untuk pemeriksaan lebih lanjut,” ujar Fajar.
Sungai tersebut memiliki lebar sekitar dua meter dengan kedalaman kurang lebih satu meter. Lokasi sungai diketahui dalam kondisi cukup banyak tumpukan sampah, sehingga jenazah korban terlihat tersangkut di aliran air.
Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, korban berjenis kelamin laki-laki dan belum diketahui identitasnya. Polisi memperkirakan usia korban berkisar antara 50 hingga 60 tahun atau lebih. Korban memiliki rambut panjang berwarna putih.
Saat ditemukan, korban mengenakan pakaian rangkap, yakni baju rangkap dan celana rangkap, serta menggunakan ikat pinggang berbahan karet. Hingga kini, penyebab pasti kematian korban masih dalam penyelidikan.
Hingga kemarin, jenazah Mr X masih berada di kamar jenazah RS Bhayangkara Nganjuk. Polisi juga mengumpulkan keterangan dari saksi-saksi di sekitar lokasi kejadian untuk mengungkap identitas korban. Polisi mengimbau masyarakat yang merasa kehilangan anggota keluarga atau kerabat dengan ciri-ciri tersebut agar segera melapor ke kantor polisi terdekat atau langsung ke RS Bhayangkara Nganjuk. (nov/tyo)
Editor : Karen Wibi