NGANJUK, JP Radar Nganjuk- Masyarakat Kabupaten Nganjuk diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan menyusul peringatan dini cuaca ekstrem yang dirilis oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Nganjuk, Kamis (12/3). Berdasarkan prakiraan dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), curah hujan dengan intensitas tinggi disertai angin kencang diprediksi melanda wilayah Nganjuk pada pukul 13.40 hingga 16.00 WIB.
Tak hanya itu, potensi terjadinya hujan dan angin kencang ini diperkirakan dapat meluas ke sejumlah kecamatan. Setidaknya ada 11 kecamatan yang masuk dalam zona waspada, yaitu Kecamatan Pace, Prambon, Ngronggot, Patianrowo, Baron, Tanjunganom, Sukomoro, Rejoso, Gondang, Lengkong, dan Jatikalen.
Kepala Bidang (Kabid) Logistik dan Kedaruratan BPBD Kabupaten Nganjuk, Purwo Hadi Setiyo Wicaksono, mengimbau masyarakat agar tidak menganggap remeh peringatan dini ini. Ia meminta warga yang beraktivitas di luar ruangan untuk segera mencari tempat aman dan menghindari berteduh di bawah pohon besar atau baliho yang rawan roboh.
"Kami imbau masyarakat agar lebih waspada. Manfaatkan peringatan dini ini untuk antisipasi terjadinya bencana seperti pohon tumbang, genangan air, atau banjir lokal," ujar Wicaksono.
BPBD juga mengingatkan warga yang tinggal di daerah rawan longsor atau banjir untuk terus memantau kondisi lingkungan sekitar. Jika intensitas hujan terus meningkat dan berpotensi membahayakan, masyarakat diminta segera melakukan evakuasi mandiri ke tempat yang lebih aman.
"Jangan tunggu sampai air meninggi. Keselamatan adalah yang utama," tegasnya.
Masyarakat yang membutuhkan bantuan darurat dapat menghubungi BPBD. Hingga berita ini diturunkan, BPBD Nganjuk masih terus memantau perkembangan cuaca dan siaga melakukan evakuasi jika diperlukan.
Editor : rekian