Nganjuk, 15 Juli 2026 — Warga Dusun Nanggungan, Desa Kaloran, Kecamatan Ngronggot, Kabupaten Nganjuk, digegerkan penemuan jenazah Gatot Tri Wahyu Widodo (53) pada Rabu (15/7). Korban sebelumnya dilaporkan hilang, namun jasadnya ditemukan terkubur di belakang rumah. Polisi menduga kasus ini merupakan pembunuhan dan masih menyelidiki pelaku serta motifnya.
Penemuan itu bermula dari kecurigaan warga yang melihat gundukan tanah mencurigakan di belakang rumah korban. Salah satu tetangga, Ita Dwi (46), mengaku sempat mendengar teriakan minta tolong dari arah rumah korban pada Senin siang (13/7).
“Tolong... tolong... ojo dek... ojo dek,” ujar Ita menirukan suara yang didengarnya. Setelah itu, ia mendengar suara seperti benda jatuh.
Saat mendatangi rumah korban, Ita melihat rumah dalam keadaan tertutup. Ia juga bertemu anak angkat korban, Diana Macelynda Gatot (19), yang mengatakan bahwa ayahnya sedang mengigau karena sakit.
Kecurigaan warga semakin kuat setelah pada Selasa (14/7), pacar anak korban datang membawa pacul ke rumah tersebut. Warga tidak mengetahui tujuan kedatangannya. Pada malam harinya, istri korban, Supriyatin, yang pulang bekerja dari pabrik rokok, tidak diizinkan masuk maupun menginap di rumah. Rumah saat itu dalam keadaan terkunci dan lampunya dimatikan.
Pencarian Keluarga
Keesokan harinya, Rabu (15/7), keluarga mulai mencari keberadaan Gatot yang sudah beberapa hari tidak diketahui. Pencarian dilakukan hingga ke wilayah Nganjuk, Pare, Kediri, bahkan Malang. Namun, korban belum juga ditemukan.
Saat warga memeriksa rumah, mereka menemukan gundukan tanah yang mencurigakan di area rumah. Setelah dibuka sedikit, terlihat bagian tubuh korban. Warga kemudian segera melapor ke polisi.
Petugas kepolisian yang datang ke lokasi langsung melakukan pembongkaran gundukan tanah tersebut. Dari hasil pemeriksaan awal, Gatot diketahui sudah meninggal dunia. Informasi sementara menyebutkan korban diduga mengalami luka gorok pada bagian leher dan kedua tangannya terikat menggunakan sprei.
Polisi Selidiki Pelaku
Kapolsek Ngronggot AKP Totok Hariyanto membenarkan penemuan mayat tersebut. Ia menyebut kasus ini masih dalam proses penyelidikan.
“Diduga pembunuhan, namun saat ini masih dalam proses penyelidikan,” ujarnya.
Polisi telah memasang garis polisi di lokasi kejadian dan melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Sejumlah saksi, termasuk keluarga dan warga sekitar, juga dimintai keterangan untuk mengungkap pelaku serta motif di balik dugaan pembunuhan tersebut. Hingga kini, polisi belum menetapkan tersangka. (nov/tyo)