Truk Hantam Pedagang Tempe Keliling Di Kertosono

Novanda Nirwana • Dipublikasikan Kamis, 30 Juli 2026 | 11:56 WIB
Truk Hantam Pedagang Tempe Keliling Di Kertosono
Truk Hantam Pedagang Tempe Keliling Di Kertosono

NGANJUK, JP Radar Nganjuk – Kecelakaan maut terjadi di Jalan Raya Nganjuk–Madiun, tepatnya di Desa Nglawak, Kecamatan Kertosono, Selasa (29/7).

Seorang pedagang tempe keliling tewas setelah sepeda pancalnya ditabrak dari belakang oleh sebuah truk boks yang kemudian terguling ke parit dan menimpa tubuh korban.

Korban diketahui bernama Suwito, 52, warga Desa Tembarak, Kecamatan Kertosono.

Saat kejadian, korban sedang mengayuh sepeda sambil membawa dagangan tempe ke arah barat.

Dari arah belakang melaju truk boks Toyota Dyna bernopol AD 8574 MH yang dikemudikan Moh Hasbi Abdulloh, 28, warga Kecamatan Gedangan, Kabupaten Sidoarjo.

Terlempar ke Parit, Tertimpa Truk

Benturan keras membuat Suwito bersama sepedanya terlempar ke dalam parit.

Pada saat yang sama, truk kehilangan kendali, oleng ke kiri, menabrak pohon, lalu terguling hingga bak kendaraan menimpa tubuh korban.

Akibat kejadian tersebut, korban mengalami luka berat di bagian kepala dan kaki.

Meski sempat dievakuasi ke rumah sakit, nyawanya tidak berhasil diselamatkan.

Warga Dengar Benturan Keras

Nining, warga yang tinggal di sekitar lokasi kejadian, mengaku mendengar suara benturan keras saat waktu subuh.

Saat keluar rumah, dia melihat truk sudah terguling di dalam parit dan seorang pedagang tempe tertimpa badan kendaraan.

"Korban yang meninggal itu pedagang tempe keliling. Warga tidak bisa langsung menolong karena korban tertimpa truk," ujarnya.

Evakuasi Gunakan Dua Alat Berat

Proses evakuasi korban berlangsung cukup lama.

Petugas harus menunggu kedatangan dua alat berat untuk mengangkat badan truk yang menindih korban.

Setelah posisi truk berhasil diangkat sebagian, petugas bersama warga akhirnya dapat mengevakuasi jasad korban.

Jenazah kemudian dibawa ke RSD Kertosono.

Polisi: Sopir Diduga Kurang Konsentrasi

Kasatlantas Polres Nganjuk AKP Afandy Dwi Takdir melalui Kanit Gakkum Satlantas Polres Nganjuk Ipda Wahby Irfan Izzudin menjelaskan, kecelakaan bermula saat truk melaju dari arah timur menuju barat.

Sesampainya di lokasi kejadian, pengemudi diduga kurang berhati-hati dan tidak memperhatikan kondisi lalu lintas di depannya sehingga menabrak sepeda pancal yang dikayuh korban dari belakang.

"Pengemudi kurang konsentrasi saat berkendara sehingga terjadi tabrakan dengan sepeda pancal yang berada di depannya. Setelah itu truk terguling ke kiri masuk parit," jelasnya.

Usai proses evakuasi, polisi melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), memeriksa sejumlah saksi, serta membersihkan material kecelakaan.

Oli dan solar yang tumpah di badan jalan juga dibersihkan agar tidak membahayakan pengguna jalan lain.

(nov)

Editor : rekian
satlantas polres nganjuk kecelakaan