Mencekam! Ini Kronologi Kebakaran Bus PO Gunung Harta di Jalan Tol Nganjuk

Novanda Nirwana • Dipublikasikan Sabtu, 1 Agustus 2026 | 19:29 WIB
Petugas Pemadam Kebakaran Dan Penyelamatan (Damkarmat) Nganjuk memadamkan api yang mengamuk di Bus PO Gunung Harta saat berapa di Jalan Tol Nganjuk.
Petugas Pemadam Kebakaran Dan Penyelamatan (Damkarmat) Nganjuk memadamkan api yang mengamuk di Bus PO Gunung Harta saat berapa di Jalan Tol Nganjuk. (Foto: Damkarmat Nganjuk)

 

NGANJUK, RADARNGANJUK.JAWAPOS.COM – Suasana mencekam menyelimuti ruas Tol Salatiga–Kertosono, tepatnya di KM 631 wilayah Kecamatan Wilangan, Kabupaten Nganjuk, pada Sabtu (1/8) dini hari. Sebuah bus antarkota milik PO Gunung Harta terbakar hebat hingga menghanguskan hampir seluruh badan kendaraan. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam insiden ini karena seluruh penumpang berhasil dievakuasi tepat waktu.

Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 00.03 WIB. Bus Gunung Harta bernomor polisi B 7573 KGA itu awalnya melaju normal melintasi ruas tol. Namun, di tengah perjalanan, sejumlah penumpang tiba-tiba melihat percikan api yang diduga bersumber dari korsleting sistem kelistrikan bus.

Baca Juga: Sehari Kebakaran Gegerkan Prambon dan Tanjunganom

Mengetahui adanya bahaya, sopir bus mengambil tindakan cepat dengan segera menghentikan kendaraan di bahu jalan dan menginstruksikan seluruh penumpang untuk keluar menyelamatkan diri. Keputusan responsif ini membuahkan hasil, seluruh penumpang berhasil turun sebelum api dengan cepat membesar dan melalap habis armada tersebut.

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kabupaten Nganjuk, Imam Ashari, mengonfirmasi bahwa dugaan sementara penyebab kebakaran adalah akibat korsleting listrik. Meski demikian, pihak berwenang masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk memastikan penyebab pastinya.

Baca Juga: Kebakaran Gegerkan Warga Balongrejo

"Begitu menerima laporan, petugas langsung menuju lokasi untuk melakukan pemadaman dan pengamanan area. Seluruh penumpang berhasil menyelamatkan diri sehingga tidak ada korban jiwa," ujar Imam Ashari.

Untuk menjinakkan si jago merah, sebanyak tiga armada pemadam kebakaran dari Mako Damkar Nganjuk dan Pos Rejoso diterjunkan ke lokasi kejadian. Proses pemadaman berlangsung dengan dukungan dari Damkar Kabupaten Madiun, petugas pengelola jalan tol, serta personel PJR Polda Jatim.

Baca Juga: Putung Rokok Bikin Kebakaran di Pace

Meskipun tidak menelan korban jiwa, insiden kebakaran ini menyebabkan bus mengalami kerusakan berat (hangus total) dengan perkiraan kerugian material mencapai Rp 1,5 miliar.

Editor : rekian
Bus PO Gunung Harta kebakaran bus Bus Mania nganjuk jalan tol