Rumpun Bambu Terbakar, Warga Loceret Gempar

Novanda Nirwana • Dipublikasikan Senin, 3 Agustus 2026 | 10:44 WIB
GEMPARKAN WARGA: Petugas Damkarmat Nganjuk memadamkan api yang melalap rumpun bambu. (Damkarmat untuk JP Radar Nganjuk)
GEMPARKAN WARGA: Petugas Damkarmat Nganjuk memadamkan api yang melalap rumpun bambu. (Damkarmat untuk JP Radar Nganjuk)

NGANJUK, JP Radar Nganjuk – Aktivitas membakar sampah kembali memicu kebakaran di Kabupaten Nganjuk. Kali ini, api menghanguskan rumpun bambu di Desa Candirejo, Kecamatan Loceret, Sabtu (1/8) malam. Peristiwa tersebut dilaporkan ke Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kabupaten Nganjuk sekitar pukul 19.10 WIB. Petugas langsung mengerahkan satu unit mobil pemadam.  Berdasarkan informasi, kebakaran diduga berawal dari aktivitas pembakaran sampah. 
Bara api yang tidak dipastikan benar-benar padam kemudian merambat ke daun bambu kering dan semak-semak di sekitar lokasi. "Kondisi cuaca yang cerah disertai angin membuat api dengan cepat membesar dan membakar rumpun bambu," ujar Kepala Damkarmat Kabupaten Nganjuk Imam Ashari.
Warga yang mengetahui kejadian segera menghubungi petugas pemadam kebakaran sehingga api tidak sampai merembet ke permukiman warga.
Pemilik lokasi diketahui bernama Adi, 39, warga Desa Candirejo, Kecamatan Loceret. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Namun, kebakaran mengakibatkan kerugian materi diperkirakan mencapai sekitar Rp 500 ribu.
Setelah api berhasil dipadamkan, petugas memberikan imbauan kepada pemilik lahan dan masyarakat sekitar agar lebih berhati-hati saat membakar sampah, terutama saat cuaca kering dan berangin, karena bara api yang tersisa dapat memicu kebakaran. (nov/tyo

Editor : rekian
Desa Candirejo kerugian diperkirakan mencapai Rp 500 Ribu api menghanguskan rumpun bambu Kecamatan Loceret kebakaran