NGANJUK JP Radar Nganjuk– Warga Kelurahan Banaran, Kecamatan Kertosono panik. Penyebabnya, si jago merah mengamuk. Api melalap rumpun bambu di perbatasan Kelurahan Banaran dengan Desa Kudu akibat angin kencang.
Kebakaran tersebut bermula dari aktivitas pembakaran sampah di lahan samping rumpun bambu. Setelah pembakaran ditinggalkan, ternyata masih terdapat bara api yang belum sepenuhnya padam. Kondisi angin yang cukup kencang membuat percikan api merambat hingga membakar rumpun bambu di sekitarnya.
Berdasarkan laporan Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kabupaten Nganjuk, laporan kejadian diterima petugas pada pukul 15.40 WIB. “Kami kerahkan satu armada dan petugas dari Pos Lengkong,” jelas Kepala Damkarmat Kabupaten Nganjuk Imam Ashari.
Besarnya kobaran api membuat petugas memadamkan cukup lama. Sebab petugas memastikan api benar-benar padam agar tidak merambat. Proses pemadaman dan penanganan berlangsung hingga sekitar pukul 18.00 WIB.
“Tidak ada korban jiwa yang dilaporkan dalam kejadian itu,” tambah Imam.
Masyarakat diimbau memastikan api benar-benar padam sebelum meninggalkan lokasi pembakaran.
Terlebih ketika angin bertiup kencang, pembakaran sampah perlu dihindari untuk mencegah percikan api menjalar dan menimbulkan kebakaran yang lebih luas.
Editor : rekian