Berita Seputar Nganjuk Pendidikan Olahraga Opini Gaya Hidup Khazanah Seni & Budaya Video

Handy-Marhaen Berebut Rekom, Daftar Calon Bupati ke Parpol-Parpol

Redaksi Radar Nganjuk • Selasa, 21 Mei 2024 | 05:02 WIB
Photo
Photo

NGANJUK, JP Radar Nganjuk- Persaingan mendapatkan rekomendasi calon bupati (cabup) dari parpol didominasi dua orang. Yaitu, calon legislatif (caleg) terpilih dari Partai Demokrat Trihandy Cahyo Saputro dan mantan Bupati Marhaen Djumadi. Dua politisi itu melakukan safari politik sekaligus mendaftarkan diri sebagai calon AG 1 ke partai politik yang membuka penjaringan cabup dan cawabup.
Dari pantauan wartawan koran ini, Mas Handy panggilan akrab Trihandy Cahyo Saputro sudah mengambil formulir pendaftaran ke empat partai politik selain mendaftarkan diri ke partai Demokrat yakni PDI Perjuangan, PKB, Nasdem dan Partai Hanura. Sementara mantan Bupati Marhaen Djumadi juga melakukan hal yang sama. Selain daftar melalui PDI Perjuangan yang merupakan partai pengusungnya di pemilihan kepala daerah (pilkada) 2018, Kang Marhaen-panggilan akrab Marhaen Djumadi juga berburu rekom di parpol lain.
Pada Sabtu (18/5) Kang Marhaen mendatangi kantor DPC Partai Demokrat untuk mengambil formulir pendaftaran bakal calon bupati. “Saya mendatangi Demokrat tentunya untuk silaturahmi dan juga mendaftarkan diri sebagai calon bupati (AG 1) melalui Partai Demokrat,” ujarnya saat ditemui wartawan koran ini usai mengambil formulir di DPC Partai Demokrat.
Kang Marhaen mengaku telah mengunjungi partai lain seperti Partai Nasdem, PKB, dan Gerindra. Tujuannya sama yakni ingin mendaftarkan diri sebagai calon bupati sekaligus berburu rekomendasi. Harapannya hal ini bisa menjadi langkah awal Kang Marhaen untuk mendapatkan rekomendasi melanjutkan kembali program yang telah dijalankan selama menjabat sebagai Bupati Nganjuk.
“Dengan siapa nanti disandingkan itu menunggu dari panitia dan DPP tentunya. Saat ini fokus sebagai calon kepala daerah AG 1,” tandasnya.

Photo
Photo

Terpisah, Ketua DPC Partai Demokrat Kabupaten Nganjuk Endah Sri Murtini mengatakan sejak dibukanya penjaringan Demokrat pada Rabu (15/5), baru dua orang yang mengambil formulir pendaftaran. Yakni kader internalnya yaitu Mas Handy dan Kang Marhaen yang merupakan calon bupati dari PDI Perjuangan. “Yang lain memang ada beberapa yang mengaku ingin mendaftar tapi sampai sekarang belum ada yang datang secara resmi mengambil formulir atau mendaftar ke kami,” ujar Endah seraya mengatakan penutupan penjaringan pada Sabtu (1/6) nanti.
Endah mengatakan, jika dia dan pengurus Partai Demokrat selalu mendampingi Mas Handy untuk mendaftarkan diri sebagai calon AG 1 di parpol lain. Sekaligus berburu rekomendasi.
Endah mengaku, sudah banyak parpol yang merapat dan satu visi misi dalam helatan Pilkada serentak 2024 ini. Mulai dari Partai Hanura, Golkar, PDI Perjuangan, PKB, Nasdem, PKS, hingga PPP. “Nanti partai-partai yang lain juga seperti itu. Pokoknya yang buka pendaftaran kami ikuti sesuai tahapan,” tandasnya.

Editor : Redaksi Radar Nganjuk