Berita Seputar Nganjuk Olahraga Opini Gaya Hidup Khazanah Seni & Budaya

Pasar Sukomoro Nganjuk Sedot Rp 280 Juta, Begini yang Diinginkan Pedagang Brambang

Redaksi Radar Nganjuk • Kamis, 22 Agustus 2024 | 00:06 WIB
Photo
Photo

NGANJUK, JP Radar Nganjuk- Bukan hanya pasar hewan yang mendapat jatah perbaikan di tahun ini. Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Nganjuk juga fokus memperbaiki pasar tradisional yang lain. Salah satunya adalah Pasar Sukomoro. Pasar brambang terbesar di Nganjuk Raya ini akan diperbaiki tahun ini.

          “Kami anggarkan Rp 360 juta untuk perbaikan Pasar Sukomoro,” terang Kepala Disperindag Kabupaten Nganjuk Haris Sujatmiko kepada wartawan koran ini.

          Anggaran perbaikan didapat dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Nganjuk. Saat ini, lelang telah selesai. Hasilnya dimenangkan oleh CV Karya Nusantara Sejati yang berasal dari Desa Kerep Kidul, Kecamatan Bagor. Dari pagu yang disiapkan, kontraktor tersebut menang dengan anggaran Rp 280 juta. “Proses perbaikan akan segera dilakukan dalam waktu dekat,” tambah Haris.

          Disperindag memiliki pertimbangan terkait perbaikan di Pasar Sukomoro. Salah satu alasannya adalah membuat lapak terlihat bagus dan lebih rapi. Dengan kondisi yang lebih baik, Haris percaya jika transaksi jual beli di pasar tersebut akan meningkat.

          Namun sayang, ketika ditanya soal pelebaran pasar, Haris menyebut jika rencana itu masih belum ada hingga saat ini. Padahal dari pernyataan beberapa pedagang, banyak yang meminta pelebaran pasar. Terutama Pasar Sukomoro di bagian jual-beli bawang merah.

          Seperti yang dikatakan oleh Sumarsih, 52, warga Desa Ngrami, Kecamatan Sukomoro yang menjadi pedagang bawang merah. Menurutnya jika pasar di bagian bawang merah sudah terlalu sempit. Saat panen raya, banyak pedagang yang harus berdesak-desakan. “Kalau tidak panen raya ya banyak kosong. Tapi kalau seperti sekarang malah harus desek-desek an,” ujarnya.

          Sumarsih berharap, perbaikan dapat dilakukan dalam waktu dekat. Bukan hanya untuk memperbaiki lapak dan fasilitas penunjang lain. Namun untuk memperlebar pasar. “Semoga pasar diperluas,” harapnya.

          Untuk diketahui, disperindag tahun ini melakukan perbaikan pasar. Selain Pasar Sukomoro, Pasar Hewan Kedondong dan Pasar Hewan Warujayeng juga direnovasi. Untuk kedua pasar itu, diseperindag menganggarkan Rp 720 juta.

Editor : Redaksi Radar Nganjuk