Berita Seputar Nganjuk Pendidikan Olahraga Ekonomi & Bisnis Lifestyle Seni & Budaya Opini Khazanah

Presiden Prabowo Mendukung Marsinah untuk Jadi Pahlawan Nasional, Bupati Marhaen Sat Set Kirim Dokumen

Karen Wibi • Jumat, 2 Mei 2025 | 02:57 WIB
Presiden Prabowo Mendukung Marsinah untuk Jadi Pahlawan Nasional, Bupati Marhaen Sat Set Kirim Dokumen
Presiden Prabowo Mendukung Marsinah untuk Jadi Pahlawan Nasional, Bupati Marhaen Sat Set Kirim Dokumen

NGANJUK, JP Radar Nganjuk- Bupati Marhaen Djumadi mengusulkan Marsinah, pahlawan buruh asal Sukomoro, Kabupaten Nganjuk sebagai pahlawan nasional. Saat berziarah di makam Marsinah di May Day pada 1 Mei 2025, Kang Marhaen berharap pemerintah menjadikan Marsinah sebagai Pahlawan Nasional.

"Saya mengusulkan Marsinah sebagai pahlawan nasional karena perjuangannya yang besar untuk para buruh di Indonesia," ujarnya.

Usulan Kang Marhaen itu langsung direspons Presiden Prabowo Subianto. Dalam pidato yang disampaikan di peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) di Lapangan Monumen Nasional (Monas), Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, mengumumkan dukungannya untuk menjadikan Marsinah sebagai Pahlawan Nasional.

Pengumuman ini disambut antusias oleh ratusan ribu buruh yang hadir dalam acara tersebut, menandai momen bersejarah bagi perjuangan pekerja di Indonesia.

Marsinah adalah seorang aktivis buruh yang dikenal karena keberaniannya memperjuangkan hak-hak pekerja di era 1990-an, menjadi simbol perlawanan terhadap ketidakadilan di kalangan buruh.

Marsinah meninggal secara tragis pada tahun 1993 setelah terlibat dalam aksi mogok kerja di Sidoarjo, Jawa Timur. Hingga kini, kasus kematiannya tetap menjadi sorotan dan inspirasi bagi gerakan buruh di Indonesia.

Dalam pidatonya, Presiden Prabowo menyatakan bahwa usulan untuk mengangkat Marsinah sebagai Pahlawan Nasional muncul dari aspirasi kelompok buruh.

“Jika pimpinan buruh sepakat, saya akan mendukung penuh agar Marsinah diakui sebagai Pahlawan Nasional,” ujar Prabowo, yang disambut tepuk tangan meriah dari massa.

Ia menegaskan bahwa langkah ini adalah bentuk penghormatan terhadap perjuangan buruh dan pengakuan atas kontribusi mereka dalam pembangunan bangsa.

Prabowo juga memaparkan komitmen pemerintahannya untuk meningkatkan kesejahteraan pekerja.

Salah satu langkah konkret yang diumumkan adalah pembentukan Dewan Kesejahteraan Buruh Nasional, yang akan terdiri dari perwakilan tokoh buruh dari seluruh Indonesia.

Dewan ini bertugas mempelajari kondisi buruh dan memberikan masukan kepada presiden terkait peraturan yang perlu diperbaiki demi perlindungan hak-hak pekerja.

“Kami ingin memastikan setiap buruh mendapatkan perlindungan dan kesejahteraan yang layak,” tambahnya.

Pernyataan Prabowo ini mendapat respons positif dari berbagai kalangan, termasuk serikat pekerja. Marhaen langsung sat set menyambut hal itu.

"Besok (hari ini) saya akan kirimkan persyaratan ke panitia pahlawan nasional Kemensos RI agar Marsinah menjadi pahlawan nasional," ujar Marhaen.

Perlu diketahui, ratusan orang berziarah di makam Marsinah yang berada di Desa Nglundo, Kecamatan Sukomoro kemarin. Bupati Marhaen Djumadi dan Wakil Bupati Nganjuk Trihandy Cahyo Saputro juga datang.

Dari pantauan koran ini, kegiatan ziarah yang dilakukan Kang Marhaen dan Mas Handy berlangsung sekitar pukul 10.00 WIB. Tidak hanya Marhaen dan Handy, kegiatan itu juga diikuti oleh Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Nganjuk.

Setibanya di lokasi, Marhaen bersama rombongan langsung melakukan doa bersama. Dilanjutkan dengan tabur bunga. Setelah itu, rombongan langsung menuju ke lokasi penemuan mayat Marsinah yang berada di Kecamatan Wilangan.

“Kegiatan pagi ini untuk memperingati Hari Buruh Internasional,” ujar Marhaen kepada awak media.

Marhaen mengatakan, ada alasan mengapa kegiatan peringatan Hari Buruh Internasional dilakukan di makam Marsinah. Salah satunya karena Marsinah adalah pahlawan buruh di Indonesia.

“Marsinah adalah pahlawan yang jasanya wajib terus kita ingat bersama,” tambahnya.

Selain itu, Marhaen menyebut Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Nganjuk akan memberi perhatian lebih kepada Marsinah. Salah satunya adalah pengusulan Marsinah agar menjadi pahlawan nasional.

Terpisah, Suradi, 53, warga Kabupaten Jombang mengaku berziarah ke makam Marsinah sebagai kegiatan rutin bersama beberapa buruh lain. Tujuannya adalah untuk mendoakan Marsinah di May Day. “Marsinah adalah pahlawan bagi buruh di Indonesia,” ujarnya. (wib/tyo)

Editor : Elna Malika
#sukomoro #Sat set #nganjuk #radar nganjuk #Marhaen Djumadi #Trihandy Cahyo Saputro #pahlawan nasional #prabowo #marsinah