NGANJUK, JP Radar Nganjuk - Kasus salah amuk massa di Pasar Warujayeng, Kecamatan Tanjunganom harus jadi pelajaran berharga. Karena amuk massa yang terjadi pada Senin (21/4) itu ternyata salah sasaran.
AS, 32, warga Sidoharjo, Kecamatan Tanjunganom yang diamuk massa ternyata tidak mencuri sepeda motor.
Dia hanya diduga akan melakukan pencurian sepeda motor. Padahal, AS tidak berniat mencuri sepeda motor di Pasar Warujayeng. Lalu bagaimana cara mencegah salah sasaran amuk massa terulang?
1. Jangan Main Hakim Sendiri.
Perbuatan main hakim sendiri adalah hal yang harus dihindari. Karena Indonesia adalah negara hukum. Jadi, masyarakat harus memahami itu. Setiap persoalan hukum harus diselesaikan melalui jalur hukum. Ada penegak hukum di Indonesia yang menangani masalah hukum.
2. Tidak Boleh Mudah Terpancing Emosi.
Emosi adalah hal yang harus dikendalikan. Jangan mudah terpancing emosi dalam menghadapi segala sesuatu. Usahakan setiap persoalan diselesaikan dengan kepala dingin. Sehingga, persoalan akan terselesaikan dengan baik-baik.
3. Jangan Menjadi Provokator
Kita harus menjaga kerukunan dan meningkatkan gotong royong. Jangan menjadi provokator dalam setiap hal. Karena provokator akan memperkeruh suasana.
Mari jaga kerukunan dan kebersamaan. Karena kita adalah bersaudara. (tyo)
Editor : Elna Malika