JP Radar Nganjuk - Hari Raya Waisak 2569 BE yang jatuh pada 12 Mei 2025 menjadi momen spesial bagi umat Buddha di Indonesia untuk memperingati kelahiran, pencerahan, dan wafatnya Siddharta Gautama.
Berdasarkan Surat Keputusan Bersama (SKB) 3 Menteri Nomor 1017 Tahun 2024, Nomor 2 Tahun 2024, dan Nomor 2 Tahun 2024, pemerintah menetapkan libur nasional pada Senin, 12 Mei 2025, dan cuti bersama pada Selasa, 13 Mei 2025.
Bersamaan dengan akhir pekan, libur panjang ini membentuk long weekend selama empat hari, mulai Sabtu, 10 Mei hingga Selasa, 13 Mei 2025.
Libur panjang ini dimanfaatkan masyarakat untuk berbagai aktivitas, seperti pulang kampung, berlibur, atau mengikuti perayaan Waisak di berbagai daerah, seperti Candi Borobudur yang menjadi pusat perayaan dengan festival meditasi dan ziarah.
Tingginya mobilitas masyarakat selama periode ini menyebabkan peningkatan volume kendaraan di sejumlah ruas tol, termasuk di wilayah Nganjuk, Jawa Timur.
Pada Sabtu, 10 Mei 2025, selama periode libur panjang Waisak 2025, arus lalu lintas di Tol Nganjuk, yang merupakan bagian dari jalur Trans Jawa, terpantau ramai namun tetap lancar.
Tol Nganjuk, sebagai salah satu jalur utama yang menghubungkan Surabaya, Solo, dan kota-kota lain di Jawa Timur dan Jawa Tengah, menjadi saksi peningkatan volume kendaraan.
Berdasarkan pantauan, ribuan kendaraan melintas di ruas tol ini, didominasi oleh mobil pribadi dan bus pariwisata yang mengangkut wisatawan menuju destinasi seperti Yogyakarta, Solo, atau Malang.
Meski volume kendaraan meningkat, pengelola tol, PT Jasa Marga, melaporkan bahwa arus lalu lintas di Tol Nganjuk berjalan tanpa hambatan signifikan.
Hal ini didukung oleh persiapan matang, seperti pengoperasian gardu tol otomatis, penambahan petugas di gerbang tol, dan penerapan sistem contra flow di beberapa titik rawan kepadatan.
Selain itu, rest area di sepanjang Tol Nganjuk, seperti di KM 575, juga mampu menampung jumlah pengunjung yang tinggi tanpa menyebabkan kemacetan.
Pengendara diminta untuk memastikan kondisi kendaraan prima, saldo kartu elektronik cukup, dan mematuhi rambu lalu lintas demi menjaga kelancaran perjalanan
Baca Juga: Stok Golongan Darah AB Menipis, Begini Upaya yang Dilakukan PMI Nganjuk
PT Jasa Marga, pengelola Tol Trans Jawa, mencatat adanya peningkatan volume kendaraan sebesar sekitar 5% dibandingkan hari biasa di ruas tol Surabaya-Nganjuk pada 10 Mei 2025.
Namun, dengan persiapan matang, seperti penambahan petugas di gerbang tol dan penerapan sistem one way di beberapa segmen, arus lalu lintas tetap terjaga.
Pengguna jalan juga diimbau untuk memastikan saldo kartu elektronik cukup dan kendaraan dalam kondisi prima sebelum bepergian.
Bagi masyarakat yang merencanakan perjalanan selama libur panjang Waisak 2025, berikut beberapa tips untuk memastikan perjalanan aman dan nyaman:
- Rencanakan Perjalanan: Pesan akomodasi dan cek kondisi jalan melalui aplikasi seperti Travoy atau akun resmi PT. JASAMARGA untuk informasi terkini.
- Periksa Kendaraan: Pastikan bahan bakar, oli, dan kondisi ban dalam keadaan baik.
- Hindari Jam Sibuk: Berangkat lebih pagi atau malam hari untuk menghindari puncak kepadatan.
- Patuhi Aturan Lalu Lintas: Ikuti rambu-rambu dan arahan petugas di lapangan.
- Manfaatkan Rest Area dengan Bijak: Gunakan rest area untuk istirahat singkat agar tetap fit selama perjalanan.
Selain menjadi kesempatan untuk berlibur, libur panjang Waisak 2025 juga mengajak masyarakat untuk merefleksikan tema perayaan tahun ini, yaitu “Tingkatkan Pengendalian Diri dan Kebijaksanaan, Wujudkan Perdamaian Dunia,” seperti yang disampaikan oleh Pembimbing Masyarakat Buddha Kementerian Agama RI.
Tema ini mengajak semua pihak, tidak hanya umat Buddha, untuk meningkatkan kualitas diri dan berkontribusi pada perdamaian.
Dengan kelancaran arus tol di Nganjuk dan pengelolaan yang baik, libur panjang Waisak 2025 menjadi momen yang menyenangkan bagi masyarakat untuk menikmati waktu bersama keluarga, berwisata, atau merayakan kebersamaan dalam semangat toleransi dan kedamaian.
Editor : Elna Malika