Berita Seputar Nganjuk Pendidikan Olahraga Opini Gaya Hidup Khazanah Seni & Budaya Video

Mengenal Lebih Dalam Bus Sugeng Rahayu, Transportasi Antar Kota Andalan Masyarakat Nganjuk

Elna Malika • Jumat, 16 Mei 2025 | 20:40 WIB
Bus Sugeng rahayu
Bus Sugeng rahayu
 
JP Radar Nganjuk - Bus Sugeng Rahayu, yang kerap dijuluki "Si Lumba-Lumba Jalanan," telah menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan warga Nganjuk, terutama bagi mereka yang sering bepergian ke kota-kota besar seperti Surabaya, Solo, atau Yogyakarta.
 
Sebagai salah satu operator bus antar kota antar provinsi (AKAP) legendaris dari Jawa Timur, Sugeng Rahayu menawarkan perpaduan antara tarif terjangkau, jadwal fleksibel, dan kenyamanan yang memadai.
 
Artikel ini akan mengajak Anda mengenal lebih dekat sejarah, layanan, dan pesona bus ini yang menjadikannya andalan masyarakat Nganjuk.
 
Sugeng Rahayu memulai perjalanannya pada tahun 1981 di Sidoarjo, Jawa Timur, di bawah nama Sumber Kencono.
 
Didirikan oleh Setyaki Sasongko, perusahaan ini awalnya hanya mengoperasikan enam armada bus untuk rute seperti Surabaya-Yogyakarta, Solo-Surabaya, dan Semarang-Surabaya.
 
Seiring waktu, Sumber Kencono berkembang pesat dan menjadi penguasa jalanan di rute Jawa Timur hingga Jawa Tengah.
 
 
Namun, reputasinya sempat tercoreng karena sering dikaitkan dengan kecelakaan akibat kecepatan tinggi, bahkan mendapat julukan "Sumber Bencono" (sumber bencana) dari masyarakat.
 
Pada tahun 2013, perusahaan melakukan rebranding menjadi Sugeng Rahayu, yang berarti "sejahtera" atau "jauh dari musibah," untuk memperbaiki citra dan meningkatkan standar pelayanan.
 
Langkah ini terbukti berhasil, ditandai dengan penghargaan Bus Santun 2011 dari Polda Jawa Timur atas dedikasinya menyediakan transportasi berkualitas.
 
Kini, dengan lebih dari 250 armada, Sugeng Rahayu melayani berbagai rute populer di Pulau Jawa, termasuk destinasi favorit warga Nganjuk seperti Surabaya.
 
Bagi warga Nganjuk, khususnya di wilayah utara seperti Sukomoro, Ngluyu, atau Rejoso, Sugeng Rahayu adalah pilihan utama untuk perjalanan ke Surabaya, yang berjarak sekitar 120 km atau 2-3 jam perjalanan.
 
Berikut beberapa alasan mengapa bus ini begitu disukai:
 
 
  1. Tarif Terjangkau
    Sugeng Rahayu dikenal dengan harga tiket yang ramah di kantong.
    Sebelum kenaikan harga BBM, ongkos Nganjuk-Surabaya hanya Rp21.000, dan kini sekitar Rp27.000 masih jauh lebih murah dibandingkan kereta api atau transportasi lain jika dihitung total biaya perjalanan.
    Harga ini sangat cocok untuk mahasiswa atau perantau dengan anggaran terbatas.
     
  2. Jadwal Fleksibel dan Akses Mudah
    Bus Sugeng Rahayu memiliki jadwal keberangkatan yang bervariasi, misalnya dari Surabaya mulai pukul 05.25 hingga 19.10, memudahkan penumpang memilih waktu yang sesuai.
    Di Nganjuk, penumpang bisa mencegat bus di halte seperti Sukomoro atau Begandung, yang dekat dengan permukiman warga.
    Pemesanan tiket juga praktis, baik secara langsung di bus, melalui agen, maupun platform online seperti redBus dan Traveloka.
     
     
     
  3. Kenyamanan untuk Kelas Ekonomi
    Meskipun sebagian besar armada Sugeng Rahayu adalah kelas ekonomi atau AC Tarif Biasa (ATB), fasilitas yang ditawarkan cukup mengesankan.
    Armada menggunakan sasis Hino AK8 dan RK8 dengan konfigurasi kursi 2-3 untuk kelas ekonomi dan 2-2 untuk kelas eksekutif. 
    Penumpang dapat menikmati AC, stopkontak USB, tempat botol, dan jok yang nyaman dengan legroom lega.
    Beberapa bus bahkan dilengkapi ambient light biru yang menciptakan suasana remang-remang di malam hari, menambah kenyamanan perjalanan.
     
     
     
  4. Kecepatan dan Efisiensi Waktu
    Sugeng Rahayu dikenal sering menggunakan jalan tol untuk mempercepat perjalanan, seperti tol Jombang, Nganjuk, atau Sragen.
    Ini membuat perjalanan Nganjuk-Surabaya lebih hemat waktu dibandingkan transportasi lain seperti kereta, yang memerlukan waktu tambahan untuk menuju stasiun.
    Namun, kecepatan ini juga menjadi pedang bermata dua karena sempat memicu stigma ugal-ugalan, meskipun manajemen telah memperketat aturan untuk sopir.
     
     
     
 
Sugeng Rahayu melayani berbagai rute AKAP, dengan fokus pada Jawa Timur hingga Jawa Tengah, seperti Surabaya-Solo, Surabaya-Yogyakarta, dan Nganjuk-Surabaya.
 
Untuk warga Nganjuk, rute menuju Surabaya adalah yang paling diminati karena banyaknya perantau, mahasiswa, dan pekerja yang bolak-balik.
 
Selain kelas ekonomi, Sugeng Rahayu juga menawarkan kelas eksekutif dengan fasilitas tambahan seperti toilet, musik, dan TV, serta bus pariwisata Golden Star untuk keperluan wisata.
 
 
Fasilitas modern seperti colokan USB, seat pocket, dan lampu baca menjadikan Sugeng Rahayu unggul di kelasnya.
 
Bahkan untuk kelas ekonomi, jok dirancang ergonomis oleh Rimba Kencana, memberikan kenyamanan optimal selama perjalanan.
 
Warna biru yang mendominasi interior bus juga menjadi ciri khas, mengingatkan pada era Sumber Kencono.
 
Editor : Elna Malika
#tarif #akses mudah #surabaya #jadwal #warga #Antar Kota #transportasi #terjangkau #musibah #sugeng rahayu #penguasa jalanan #Julukan #radar nganjuk berita hari ini #kecepatan #waktu #Lumba-Lumba #yogyakarta #nganjuk #kecepatan tinggi #akap #fleksibel #efisiensi #jawa timur #kelas ekonomi #bus #solo #Pesona #Andalan #jalanan #Sumber Kencono