NGANJUK, JP Radar Nganjuk- Masyarakat Kabupaten Nganjuk sedang menikmati libur panjang kemarin. Selama libur panjang ini, banyak kegiatan yang bisa dilakukan oleh masyarakat Kota Angin. Salah satunya adalah berwisata ke luar kota.
Dari pantauan koran ini, banyak moda transportasi umum yang bisa digunakan oleh masyarakat untuk ke luar kota.
Yang paling banyak digunakan adalah kereta api. Banyaknya pengguna kereta api dapat dilihat dari membeludaknya jumlah penumpang di Stasiun Nganjuk.
Nurindah Prastiwi, warga asal Desa/Kecamatan Sukomoro itu mengaku hendak berwisata ke Kota Blitar. Tujuannya adalah ke rumah teman semasa kuliah dulu.
“Hari ini saya mau ke rumah teman di Blitar naik kereta api,” ujar perempuan berusia 27 tahun itu.
Nurindah mengatakan, seperti hari libur biasanya, dia sering berwisata ke luar kota. Sedangkan kali ini, agenda wisatanya adalah ke Kota Blitar. Selain mengunjungi teman kuliah, banyak tempat lain yang rencananya akan dia kunjungi.
“Sepertinya nanti mau jalan-jalan ke pantai juga,” tambahnya sembari mengatakan dia akan naik Kereta Api Kahuripan sekitar pukul 10.00 WIB.
Lebih lanjut, Nurindah tentu memiliki alasan mengapa memilih kereta api. Salah satunya adalah soal ketepatan waktu. Menurut Nurindah, sampai saat ini, hanya kereta api yang durasi waktu perjalanan dapat diprediksi dengan tepat.
“Kereta api jarang molor. Tidak seperti kendaraan umum lainnya,” imbuhnya.
Sementara itu, Manajer Humas Daop 7 Madiun Rokhmad Makin Zainul mengatakan ada peningkatan jumlah penumpang kereta api pada Rabu (28/5) dan Kamis (29/5).
Peningkatan jumlah pengumpang itu tidak hanya terjadi di Nganjuk saja. Melainkan di seluruh wilayah Daop 7.
“Karena memang saat ini sedang libur panjang. Banyak masyarakat yang berwisata menggunakan kereta api,” ujarnya.
Akibat lonjakan penumpang, Rokhmad mengatakan, Daop 7 juga menambah kereta api yang beroperasi. Yaitu, kereta api Gajayana dengan tujuan Malang-Gambir.
Dengan tambahan kereta itu, artinya ada tambahan penumpang hingga 350 orang.
Selain itu, ada tambahan gerbong kereta. Tambahan itu dilakukan pada gerbong ekonomi kereta api Singasari dan Bangunkarta. Dengan total masing-masing berjumlah 80 kursi.
“Kami pastikan perjalanan penumpang tetap aman dan nyaman selama libur panjang,” tandasnya. (wib/tyo)
Editor : Ilmidza Amalia Nadzira