NGANJUK, JP Radar Nganjuk- Pengguna jalan Kediri-Nganjuk, khususnya di Kecamatan Loceret harus bersabar.
Karena jalan tersebut sedang diperbaiki. Arus lalu lintas diterapkan buka tutup. Sehingga, antrean kendaraan tak terhindarkan.
“Jalan Raya Nganjuk-Kediri sedang diperbaiki Pemprov Jatim makanya kami terapkan buka tutup arus lalinnya,” terang Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Nganjuk Gunawan Widagdo kepada wartawan koran ini.
Perbaikan jalan itu dilakukan di sepanjang jalan Kediri-Nganjuk yang berada di Desa Patihan. Perbaikan meliputi pelebaran jalan hingga proses pengaspalan.
Kemarin (3/6) proses perbaikan baru dilakukan di sisi utara jalan. Nantinya perbaikan juga akan dilakukan untuk sisi selatan.
Selama proses perbaikan, petugas melakukan rekayasa arus lalu lintas. Jalan yang semula dua arah diubah menjadi satu arah.
Pengguna jalan yang hendak melewati jalan tersebut harus rela bergantian.
Oleh sebab itu, Gunawan mengimbau pengguna jalan untuk bersabar dan berhati-hati. Bukan hanya karena adanya rekayasa arus lalu lintas.
Apalagi, saat perbaikan banyak alat berat hingga material bahan bangunan yang berada di sepanjang jalan.
Hingga kemarin beberapa alat berat masih berada di sisi utara jalan. Petugas melakukan pengerukan tanah dan pemadatan tanah.
Sedangkan, beberapa material bangunan berada di sisi selatan jalan. “Masyarakat harus berhati-hati ketika melewati jalan tersebut,” tambahnya.
Beruntungnya kondisi tersebut tidak akan bertahan lama. Karena proses perbaikan hanya dilakukan dalam hitungan bulan.
Artinya proyek perbaikan jalan tidak akan sampai hingga tahun depan. “Semoga perbaikan yang dilakukan Pemprov Jatim dapat segera rampung dan arus lalin bisa kembali normal,” harapnya.
Sementara itu, Turmudi, 50, mengaku sempat jengkel ketika harus melewati jalur yang sedang dalam masa perbaikan.
Penyebabnya tentu karena macet. Terlebih ketika macet terjadi di jam padat lalu lintas.
“Kalau siang kadang macet. Karena harus gantian,” ujar pria asal Desa Batembat, Kecamatan Pace itu.
Namun Turmudi memilih untuk tak mempermasalahkan hal itu. Karena perbaikan jalan ditujukan untuk kelancaran pengguna jalan di kemudian hari. “Semoga perbaikan jalan segera selesai,” harapnya. (wib/tyo)
Editor : Ilmidza Amalia Nadzira