Berita Seputar Nganjuk Olahraga Opini Gaya Hidup Khazanah Seni & Budaya

Segel Puluhan Tiang Wifi Ilegal!

Novanda Nirwana • Kamis, 3 Juli 2025 | 12:45 WIB

BANDEL: DPMPTSP memasang stiker
BANDEL: DPMPTSP memasang stiker

NGANJUK, JP Radar ­Nganjuk – Puluhan tiang wifi ilegal di Jalan Agung Suprapto, Kelurahan Kauman, Kecamatan Nganjuk disegel.

Di tiang tersebut dipasang stiker bertuliskan ‘Tidak Berizin’.  Hal itu sebagai bentuk pencegahan, mengingat tiang-tiang tersebut belum memiliki izin resmi.

Pantauan wartawan koran ini, di Jalan Agung Suprapto saja ada 51 tiang wifi yang disegel.

“Tiang yang dipasang stiker tidak berizin itu karena tidak memiliki izin dari Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Nganjuk,” ujar Kasatpol PP Kabupaten Nganjuk Suharono kemarin. 

Baca Juga: Ancaman PAD Rp 3 Miliar, Satpol PP dan DPMPTSP Nganjuk Tertibkan Provider Wifi Ilegal

Berdasarkan data dari DPMPTSP, ada 300 tiang Wifi ilegel di Kecamatan Nganjuk. Satpol PP berkoordinasi dengan DPMPTSP untuk langkah selanjutnya.

Jika setelah dipasang stiker, pemilik provider tidak menggubris, DMPTSP akan memberikan peringatan. Jika masih tidak menghiraukan maka tiang Wifi ilegal itu akan dipotong.

“Untuk eksekusi pemotongan tiang Wifi ilegal kami menunggu dari DPMPTSP,” tandas Suharono. 

Menurut Suharono, pemkab saat ini terus memburu provider Wifi ilegal di beberapa kecamatan lain.

Karena Wifi ilegal tidak hanya di Kecamatan Nganjuk saja. Namun, di 20 kecamatan yang ada di Kabupaten Nganjuk juga ditemukan.

Tindakan tegas dengan cara memotong kabel dan tiang Wifi ilegal sebenarnya telah dilakukan sejak awal tahun ini. Sayang, pengusaha Wifi ilegal sepertinya tidak jera.

Baca Juga: Wifi 24 Jam di Rumah, Racuni Anak tanpa Sengaja?

Sehingga, tiang dan kabel Wifi ilegal masih terlihat di Kota Angin.  “Wifi ilegal itu merugikan karena tidak ada pemasukan ke pendapatan asli daerah (PAD),” ujar Suharono. 

Terpisah, Ahrul Andry, 34, warga Kecamatan Loceret mengatakan, tiang dan kabel Wifi ilegal membuat pemandangan Kota Angin menjadi kumuh.

Karena tiang dan kabel itu berada di jalan-jalan utama Kabupaten Nganjuk. Pemasangannya juga tidak mempertimbangkan estetika dan keamanan. “Banyak kabel semrawut di jalan raya,” ujarnya. 

Ahrul berharap, pemkab tegas dalam menertibkan Wifi ilegal. Karena jika dibiarkan jumlah tiang dan kabel Wifi ilegal akan semakin banyak.

Ujung-­ujungnya, Nganjuk menjadi kumuh. “Belum lagi jika ada hujan dan angin kencang, tiang Wifi ilegal itu bisa ambruk dan menimpa pengguna jalan,” ujarnya.  (nov/tyo)

Baca Juga: Ancaman PAD Rp 3 Miliar, Satpol PP dan DPMPTSP Nganjuk Tertibkan Provider Wifi Ilegal

Editor : Miko
#ilegal #tiang #nganjuk #wifi #dpmptsp #provider #satpol pp #KOTA ANGIN #internet