NGANJUK, JP Radar Nganjuk - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Juanda merilis perkiraan cuaca selama empat hari ke depan. Hasilnya Kabupaten Nganjuk diprediksi akan mengalami cuaca ekstrem hingga 11 Juli mendatang.
“Waspadai potensi cuaca ektrem di beberapa wilayah di Jawa Timur,” tulis BMKG Juanda dalam press release hari ini (8/7).
Dalam press release tersebut dijelaskan beberapa wilayah yang akan terkena cuaca ekstrem. Dari beberapa kabupaten dan kota di Jawa Timur, Kabupaten Nganjuk menjadi salah satunya.
Menurut prediksi, cuaca ekstrem tersebut akan berlangsung mulai 8 hingga 11 Juli. Akibatnya ada beberapa bencana alam yang siap mengintai Kabupaten Nganjuk.
Mulai dari hujan dengan intensitas sedang hingga lebat, banjir, banjir bandang, tanah longsor, angin kencang, puting beliung, serta hujan es.
BMKG Juanda menyebut beberapa alasan mengapa cuaca ekstrem tiba-tiba terjadi di Nganjuk. Salah satunya adalah adanya gangguan gelombang atmosfer Kelvin dan Low Frequency yang melintasi perairan Utara Jawa Timur.
Ditambah dengan suhu muka laut di selat Madura yang masih cukup hangat dan mengakibatkan peningkatan pertumbuhan awan-awan yang menyebabkan hujan.
“BMKG Juanda mengimbau masyarkat dan instansi terkait agar senantiasa waspada terhadap perubahan cuaca mendadak,” tambah dalam press release tersebut. (wib)
Editor : Miko