Berita Seputar Nganjuk Olahraga Opini Gaya Hidup Khazanah Seni & Budaya

Satu Mengisi DRH, 1.367 Peserta Tes PPPK Resah

Karen Wibi • Jumat, 25 Juli 2025 | 13:20 WIB

kutipan
kutipan

NGANJUK, JP Radar Nganjuk- Nasib kontras dialami peserta tes Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) 2024 tahap kedua di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Nganjuk. Satu peserta bisa tersenyum lega. Karena dia dinyatakan lulus seleksi di satu-satunya formasi yang kosong. Sedangkan, 1.367 peserta masih resah. Karena nasibnya tidak jelas. “Untuk satu peserta yang lulus itu bisa melakukan pengisian daftar riwayat hidup (DRH) untuk diusulkan mendapatkan NI PPPK,” ujar Sekretaris Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Nganjuk Agus Heri Widodo. 

 Baca Juga: Wabup Nganjuk Mas Handy Tekankan Sinergi untuk Aksi Konvergensi Stunting

Waktu pengisian DRH tersebut hingga 31 Juli. Setelah pengisian DRH, maka BKPSDM Nganjuk akan melakukan pengusulan NI PPPK. Sesuai jadwal, pengusulan NI PPPK tersebut akan berlangsung mulai 1 Agustus hingga 10 September.

Setelah diusulkan, BKPSDM Nganjuk tinggal menunggu keputusan dari BKN RI. Keputusan tersebut juga akan berkaitan dengan kapan peserta yang lulus tersebut akan diangkat.

Namun menurut Agus, proses tersebut tidak akan berjalan lama. Setelah mendapat diusulkan dan keputusan dari BKN RI turun, maka satu peserta yang lulus dapat diangkat dalam waktu dekat.“Karena hanya satu yang lulus. Jadi pasti prosesnya tidak butuh waktu lama,” tandasnya.

Lalu bagaimana dengan 1.367 peserta seleksi PPPK tahap kedua? Sejumlah peserta mengaku resah. Karena waktu penghapusan tenaga honorer semakin dekat. Sedangkan, status mereka hingga kemarin belum ada perubahan. Masih berstatus R3b, R4, dan jabatan tampungan. “Kabarnya Oktober diangkat PPPK paruh waktu untuk yang tidak dapat formasi. Tapi sampai sekarang belum ada kejelasan,” keluh Nu, salah satu peserta PPPK tahap kedua. 

Nu mengatakan, nasib 1.367 tenaga honorer yang ikut seleksi PPPK tahap kedua harus diperjuangkan BKPSDM Nganjuk. Karena mereka telah mengikuti semua tahapan yang harus dilakukan untuk diangkat menjadi PPPK. “Kami sudah mendaftar dan ikut tes CAT di Surabaya. Semua itu juga mengeluarkan biaya dan tenaga,” ujarnya.

Baca Juga: Harlah Ke-27, PKB Nganjuk Gelar Khotmil Alquran dan Santuni 50 Anak Yatim

Nu berharap, perjuangan tenaga honorer tersebut tidak boleh sia-sia. Pemerintah harus memperjuangkan nasib mereka. “Harus segera ada kejelasan terkait nasib tenaga honorer yang ikut tes,” tandasnya. 

Sementara itu, hingga kemarin, BKPSDM Nganjuk juga belum memberikan pengumuman terkait nasib peserta tes PPPK tahap kedua. Mereka menunggu arahan dari pusat untuk pengusulan menjadi PPPK paruh waktu. (wib/tyo)

Editor : Miko
#BKPSDM #DRH #tenaga honorer #berita nganjuk hari ini #pppk #NI PPPK #Tahap 2 #nganjuk #seleksi pppk #bkn