Berita Seputar Nganjuk Pendidikan Olahraga Opini Gaya Hidup Khazanah Seni & Budaya Video

Butuh Jembatan Darurat untuk Gantikan Jembatan Lama Kertosono

Karen Wibi • Kamis, 31 Juli 2025 | 12:30 WIB

Jembatan Lama Kertosono merupakan akses vital masyarakat dalam aktivitas sosial dan ekonomi antarwilayah serta mempunyai nilai historikal yang tinggi
Jembatan Lama Kertosono merupakan akses vital masyarakat dalam aktivitas sosial dan ekonomi antarwilayah serta mempunyai nilai historikal yang tinggi

Siswa dan Ibu-Ibu Khawatir saat Antar Berangkat Sekolah

NGANJUK, JP Radar ­Nganjuk- Warga di perbatasan Kecamatan Kertosono membutuhkan jembatan darurat. Karena Jembatan Lama Kertosono sudah putus. Jembatan penghubung antara Desa Pelem, Kecamatan Kertosono, Kabupaten Nganjuk, dengan Desa/Kecamatan Bandarkedungmulyo, Kabupaten Jombang dan Desa Mekikis, Kecamatan Purwoasri, Kabupaten Kediri sudah putus sejak Kamis (6/3/2025).

Kejadian ini disebabkan oleh hujan deras dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah Nganjuk dan daerah hulu Sungai Brantas, menyebabkan debit air meningkat tajam. "Butuh jembatan darurat untuk anak-anak ke sekolah dan ibu-ibu ke pasar," ujar Sahara Putri, 34, warga Mekikis yang anaknya sekolah di Kertosono.

Baca Juga: Dinas PPKB Gelar Rakor Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting

Jika ada jembatan darurat maka siswa tidak lagi melintas di jembatan baru. Karena jembatan baru itu merupakan jalur nasional. "Banyak bus dan  truk melintas jembatan baru. Jadi rawan terjadi kecelakaan," ujar Sahara.

Berdasarkan laporan resmi dari Pemerintah Desa Pelem dan Pusdalops PB Kabupaten Nganjuk, keruntuhan jembatan disebabkan oleh fenomena scouring (penggerusan tanah) yang meluas pada pilar jembatan. Hal ini menyebabkan struktur jembatan runtuh dan pondasi menjadi tidak stabil.

Jembatan yang dikenal sebagai “Jembatan Lama Kertosono” ini merupakan akses vital masyarakat dalam aktivitas sosial dan ekonomi antarwilayah serta mempunyai nilai historikal yang tinggi. Saat ini, jembatan ditutup total dan tidak dapat dilalui. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini, namun kerugian materiil masih dalam tahap pendataan.

Upaya penanganan awal telah dilakukan, termasuk assessment, koordinasi lintas sektor, serta pemasangan rambu peringatan di lokasi kejadian. BPBD Nganjuk bersama TNI, Polri, perangkat desa, dan masyarakat sekitar turut terlibat dalam penanganan darurat.

Baca Juga: BPKAD Nganjuk Lelang Belasan Kendaraan Dinas Toyota New Avanza Rp 44,5 Juta?

Pemerintah setempat juga mengusulkan pembangunan jembatan darurat guna memulihkan konektivitas antarwilayah, sembari menunggu perbaikan permanen ke depannya. (wib/tyo)

Editor : Miko
#jembatan putus #warga #Berita Hari Ini #perbatasan #jembatan kertosono #rusak #sekolah