NGANJUK, JP Radar Nganjuk – Warga Desa Kacangan, Kecamatan Berbek gempar kemarin. Penyebabnya, rumpun bambu milik Achmad Nur Rifa’I, warga setempat terbakar. Warga sontak kaget dan berusaha memadamkan api. Berdasarkan informasi yang dihimpun wartawan koran ini, kebakaran terjadi sekitar pukul 10.20 WIB. Pertama kali yang mengetahui adalah tetangga korban. Saat itu, tetangga Achmad sedang berjalan menuju ke sawah.
Mengetahui peristiwa tersebut, warga langsung berinisiatif memadamkan api dengan peralatan seadanya. Namun, api kian membesar karena tertiup angin yang kencang. Hingga akhirnya, api terus berkobar. Salah satu warga akhirnya menghubungi anggota Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Pos Bantu Pace.
Baca Juga: Produksi Melon Jatim Anjlok, Petani Kelimpungan Hadapi Virus Hama dan Cuaca Ekstrem
Setelah menerima laporan anggota damkarmat langsung menuju ke lokasi kebakaran untuk melakukan pemadaman. Petugas tiba di lokasi pukul 10.31 WIB dengan mengerahkan satu armada. “Kami segera lakukan pemadaman begitu tiba di lokasi. Kondisi cuaca yang cerah dan angin yang sempat bertiup kencang membuat api cepat menjalar di rumpun bambu,” ujar Kepala Dinas Pemadam Kebakaran Dan Penyelamatan Kabupaten Nganjuk, Imam Ashari.
Petugas damkarmat harus kerja keras. Api berhasil dipadamkan sekitar pukul 12.10 WIB. Tidak ada korban jiwa di kebakaran tersebut. Namun, empat rumpun bambu milik korban ludes terbakar.
Baca Juga: Rumpun Bambu dan Dapur Rumah Terbakar
Usai melakukan pemadaman, petugas juga memberikan imbauan kepada warga agar lebih waspada terhadap potensi kebakaran. Apalagi, saat membakar sampah. “Api yang membakar rumpun bambu itu berasal dari pembakaran sampah yang tidak ditunggu hingga padam,” ujar Imam. (nov/tyo)
Editor : Miko