Kereta Api Malabar Tidak Jadi Berangkat. Ternyata Ini Penyebabnya
Karen Wibi• Selasa, 5 Agustus 2025 | 01:21 WIB
SEPI: Stasiun Kereta Api Nganjuk terlihat lengang tadi malam. Kereta Api Malabar jurusan Malang-Bandung batal berangkat karena Kereta Api Argo Bromo Anggrek anjlok di Kabupaten Subang,
NGANJUK, JP Radar Nganjuk- Anjloknya Kereta Api Argo Bromo Anggrek di Kabupaten Subang berdampak di Kabupaten Nganjuk. Total ada empat kereta api yang harus terlambat dan satu perjalanan KA terpaksa dibatalkan keberangkatannya kemarin.
Manajer Humas PT KAI Daop 7 Madiun Rokhmad Makin Zainul mengatakan, akibat anjloknya Kereta Api Argo Bromo Anggrek pada 1 Agustus lalu, ada beberapa perjalanan kereta api yang harus mengalami perubahan.
“Ada beberapa gangguan yang disebabkan anjloknya kereta api Argo Bromo Anggrek,” ujar Rokhmad kepada wartawan koran ini.
Rokhmad menjelaskan, akibat kejadian itu, ada beberapa perjalanan kereta api terpaksa dibatalkan. Pembatalan paling banyak terjadi pada Sabtu lalu (2/8). Total ada tiga perjalanan kereta api yang harus dibatalkan. Yaitu Kereta Api Madiun Jaya jurusan Stasiun Madiun-Pasar Senen. Lalu, Kereta Api Brantas dan Kereta Api Singasari yang sama-sama tujuan Blitar-Pasar Senen.
Setelah kejadian, petugas langsung melakukan perbaikan. Meski perbaikan nyaris rampung dilakukan, masih ada beberapa kereta api melewati Stasiun Nganjuk yang terdampak. Setidaknya ada lima kereta api.
Seperti kereta api Matarmaja jurusan Malang-Pasar Senen. Kereta api tersebut mengalami keterlambatan hingga 220 menit atau 3 jam 40 menit. Lalu, Kereta Api Argo Semeru jurusan Gubeng-Gambir yang mengalami keterlambatan 145 menit atau dua jam 25 menit. Kemudian, kereta yang sama, Argo Semeru, jurusan Gambir-Surabaya mengalami keterlambatan 51 menit. Sedangkan, kereta api keempat yaitu Argo Wilis jurusan Bandung-Surabaya mengalami keterlambatan 30 menit.
Selain empat kereta api yang terlambat, ada satu perjalanan kereta api yang harus dibatalkan. Yaitu Kereta Api Malabar jurusan Malang-Bandung. Hingga kemarin (4/8) belum ada kepastikan kapan kereta tersebut kembali beroperasi. “Kami masih menunggu perbaikan,” tambahnya.
Lebih lanjut, Rokhmad juga menjelaskan beberapa kereta api yang kembali beroperasi secara lancar. Yaitu kereta api Bangunkarta jurusan Jombang-Pasar Senen, Madiun Jaya jurusan Madiun-Pasar Senen, Brantas jurusan Blitar-Pasar Senen, Singasari jurusan Blitar-Pasar Senen, dan Kahuripan jurusan Blitar-Kiaracondong. “PT KAI terus berupaya untuk mengembalikan arus lali lintas kereta seperti sedia kala,” pungkasnya. (wib/tyo)