Berita Seputar Nganjuk Pendidikan Olahraga Opini Gaya Hidup Khazanah Seni & Budaya Video

Jangan Terlihat Angker. Begini Desain RSUD Nganjuk yang Baru

Karen Wibi • Kamis, 7 Agustus 2025 | 18:20 WIB

rencana gedung baru RSUD Nganjuk
rencana gedung baru RSUD Nganjuk

NGANJUK, JP Radar ­Nganjuk- Rencana pengembangan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Nganjuk disambut positif oleh beberapa dokter di Kota Angin. Salah satunya adalah drg Ronny INK. Dia percaya pengembangan RSUD Nganjuk dapat berdampak pada kualitas pelayanan kesehatan di Nganjuk.

“Saya setuju dengan rencana pengembangan RSD Nganjuk. Pengembangan tersebut pasti berdampak positif pada pelayanan kesehatan di Nganjuk,” ujarnya kepada wartawan koran ini.

Peraih Penghargaan Dokter Teladan Nasional 2024 itu mengatakan, banyak hal yang harus diperbaiki pada RSUD Nganjuk. Salah satunya pada sektor bangunan fisik. Menurut dr. Ronny, bangunan RSUD Nganjuk sudah cukup usang. Bahkan, jika dibandingkan dengan rumah sakit swasta, RSUD Nganjuk tertinggal cukup jauh.

Salah satu indikasinya adalah RSUD Nganjuk yang masih memiliki kesan angker. Kesan tersebut sering dijumpai di beberapa bangunan yang usianya sudah belasan bahkan puluhan tahun. “Kalau soal inovasi, RSUD Nganjuk juara. Tapi kalau soal bangunan fisik masih kurang.  Masih ada kesan angker,” tambahnya.

Padahal, menurut drg. Ronny, rumah sakit tidak boleh memiliki kesan angker. Sebaliknya, rumah sakit harus memiliki kesan yang menyenangkan dan modern. “Jangan sampai pasien itu malah takut datang ke rumah sakit,” tandasnya.

Baca Juga: Veteran Rela 45 Jadi RSUD. Benarkah Tak Ada Historis Pertempuran di Gedung Juang?

Lebih lanjut, drg Ronny juga menjelaskan dampak positif dari pengembangan RSD Nganjuk. Salah satunya tentang penambahan dokter. Menurut drg Ronny, saat luas RSUD Nganjuk ditambah, artinya akan banyak penambahan dokter. Mulai dari dokter umum hingga spesialis.

Dengan bertambahnya dokter, drg Ronny percaya kualitas layanan kesehatan di Nganjuk akan meningkat. “Namun perlu digarisbawahi, pengembangan rumah sakit harus direncanakan dengan matang. Jangan sampai ada masyarakat yang merasa dirugikan dengan pengembangan rumah sakit,” tandasnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, Pemkab Nganjuk berencana untuk meningkatkan kualitas pelayanan di RSUD Nganjuk. Salah satunya adalah dengan menambah luas rumah sakit yang berada di Kecamatan Nganjuk itu. Untuk menambah luas rumah sakit, mau tak mau, Pemkab Nganjuk harus menggunakan Gedung Juang 45 Nganjuk. Karena untuk menjadi rumah sakit tipe B, maka RSUD Nganjuk harus memiliki luas 5 hektare. Sedangkan saat ini, RSUD Nganjuk hanya memiliki luas sekitar 2,6 hektare. Jika ditambah dengan Gedung Juang 45 Nganjuk, luas rumah sakit hanya bertambah menjadi 4 hektare.

Sedangkan pilihan kedua adalah dengan membangun rumah sakit baru di area Taman Pandan Wilis. Lokasi tersebut dipilih karena dianggap strategis. Pertama karena pemkab memiliki tanah luas di wilayah tersebut. Selain itu lokasi rumah sakit juga dekat dengan jalan raya atau gerbang Exit Tol Begadung. Namun, anggaran yang harus dikeluarkan untuk membangun rumah sakit sangat besar.

Lalu, pilihan ketiga adalah merenovasi dua ruangan di rumah sakit. Yaitu, Ruangan Sedudo dan Wijayakusuma. Rencannaya, dua ruangan itu akan dibangun menjadi gedung tujuh lantai. (wib/tyo)

Editor : Jauhar Yohanis
#gedung juang 45 #RSUD Nganjuk #berita