Sebuah gebrakan besar dan hebat terjadi di STKIP PGRI Nganjuk. Perguruan tinggi tertua di Nganjuk itu terhitung sejak 19 September 2024 berubah menjadi Universitas PGRI Mpu Sindok (UPMS) . Hal ini sesuai SK Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemendikbudristek Dikti) No: 624/F/O/2024.
UPMS adalah gabungan antara dua kampus di Nganjuk. Yaitu, STKIP PGRI Nganjuk dan STIE Nganjuk. Berubahnya status dari sekolah tinggi menjadi universitas adalah sebuah perjuangan berat. Namun tahukah Anda siapa di balik sukses besar tersebut?
Komandan perjuangan terwujudnya UPMS adalah Dr Vera Septi Andrini. Berubahnya status perguruan tinggi menjadi prestasi luar biasa. Dan diharapkan memenuhi kebutuhan masyarakat untuk melanjutkan pendidikan tinggi.
UPMS memiliki 12 program studi (prodi) di lima fakultas. Yaitu, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan; Fakultas Ekonomi dan Bisnis; Fakultas Teknik, Fakultas Hukum; dan Fakultas Pertanian.
Keberhasilan Dr Vera membawanya menjadi Rektor UMPS pertama. Pelantikan Dr Vera berdasar Surat Keputusan (SK) Badan Pembina Lembaga Pendidikan (BPLP) PGRI No: 122/Kep/BPLP PGRI/XXIII/2024 tentang Pengangkatan dan Pengukuhan Rektor UMPS masa jabatan 2024-2028. Serta, SK Yayasan Pembina Lembaga Pendidikan Perguruan Tinggi (YPLP-PT) PGRI Nganjuk No 028/YPLP-PT PGRI/IX/2024 tentang Pengangkatan dan Pengukuhan Rektor UPMS masa jabatan 2024-2028.
Sebelum menjadi rektor, saat menjabat Ketua STKIP PGRI Nganjuk, Dr Vera telah menjalin kerja sama dengan berbagai lembaga. Termasuk, pemerintah daerah untuk meningkatkan kualitas para mahasiswa. Dr Vera menyadari perkembangan zaman dan teknologi. Perguruan tinggi harus mampu menjalin sinergisitas dengan semua stakeholder untuk meningkatkan kualitas pendidikan.
Di sisi lain, Dr vera juga mendukung semua kegiatan mahasiswa. Baik intra maupun ekstra kampus yang memang secara realistis memiliki andil dalam meningkatkan kompetensi mahasiswa ketika nanti kembali kepada masyarakat.
Hal tersebut dapat dilihat dengan beberapa organisasi ekstra kampus yang berdiri di UMPS. Antara lain, PMII Komisariat Jaya Stamba, GMNI, IMM, dan lainnya. Organisasi intra dan ekstra kampus adalah sebuah realitas yang memberikan sumbangan peningkatan kompetensi bagi mahasiswa.
Dr Vera adalah seorang wanita hebat yang menjadi pembaharu kemajuan mahasiswa UMPS dan masyarakat Nganjuk yang akan selalu dinanti gagasan dan pemikirannya untuk kemajuan Kabupaten Nganjuk. Kita semua berdoa semoga UMPS semakin maju dan dicintai oleh seluruh Masyarakat Nganjuk. Karena untuk mewujudkan perubahan dan membangun suatu bangsa caranya hanya dengan meningkatkan kualitas pendidikan. Kuliah UMPS adalah silusinya.
Oleh : HM Basori, MSi
Direktur Sekolah Perubahan, Training, Research, Consulting, and Advocacy