NGANJUK, JP Radar Nganjuk- Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Nganjuk akan melelang barang milik daerah bulan depan. Kali ini, daftar barang yang akan dilelang adalah lima unit mobil ambulans dan delapan motor dinas milik puskesmas.
Kabid Pengelolaan Barang Milik Daerah BPKAD Nganjuk Samsul Hadi menjelaskan, saat ini pihaknya masih dalam tahap pengumpulan barang. “Mungkin dua minggu lagi kami koordinasikan untuk penilaian. Targetnya, akhir Oktober bisa lelang kembali,” jelasnya.
Menurut Samsul, mekanisme lelang tidak bisa dilakukan sembarangan.
Ada tahapan penelitian kondisi barang hingga kelengkapan dokumen sebelum masuk ke proses penilaian harga. “Kondisi truk yang kemarin tidak laku itu misalnya, akan kami nilai ulang. Bisa jadi harga kemarin terlalu tinggi, nanti dicek ulang bisa turun atau tidak,” paparnya.
Baca Juga: Raup Rp 265 Juta dari Lelang Mobdin Pemkab Nganjuk
Tim penilai berasal dari pihak swasta yakni Konsultan Jasa Penilai Gudang. Penilaian nanti meliputi, kondisi fisik barang, kelengkapan BPKB dan STNK, hingga menakar harga pasaran. “Penilaian kurang lebih tiga minggu. Harga ini harus benar-benar sesuai pasar, tidak boleh terlalu murah atau terlalu mahal,” terang Samsul.
Tahun ini, BPKAD menargetkan tiga kali lelang. Namun, karena proses berjalan lebih lancar, jumlahnya bisa bertambah. “Tahun ini mungkin bisa empat sampai lima kali lelang,” tambah Samsul.
Samsul menegaskan, prinsip keterbukaan tetap dijaga dalam setiap proses lelang. Karena itu, lelang dilaksanakan secara online. Semua orang bisa mengikuti lelang. (nov/tyo)
Editor : Miko