Berita Seputar Nganjuk Olahraga Opini Gaya Hidup Khazanah Seni & Budaya Video

ODGJ Bikin Resah Warga Kecamatan Prambon

Novanda Nirwana • Rabu, 1 Oktober 2025 | 23:05 WIB

BIKIN TAKUT WARGA: ODGJ diamankan petugas gabungan karena bikin resah warga Desa Singkalanyar, Kecamatan Prambon.
BIKIN TAKUT WARGA: ODGJ diamankan petugas gabungan karena bikin resah warga Desa Singkalanyar, Kecamatan Prambon.

NGANJUK, JP Radar Nganjuk – Orang dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) di Desa Singkalanyar, Kecamatan Prambon, dievakuasi aparat gabungan. ODGJ berinisial MS berusia 74 tahun itu dijemput oleh dinas sosial, Polsek Prambon bersama perangkat desa dan Babinsa. Hal ini karena MS dianggap membahayakan warga.

Kapolres Nganjuk AKBP Henri Noveri Santoso menjelaskan, keberadaan ODGJ di tengah masyarakat perlu mendapat perhatian serius.

Karena membahayakan masyarakat. “Keberadaan ODGJ di masyarakat menyangkut dua hal sekaligus, kemanusiaan dan keamanan. Kalau tidak ditangani serius, bisa memicu keresahan, bahkan konflik sosial,” ujarnya.

Henri mengatakan, polres mendukung penuh langkah kolaborasi lintas sektor seperti ini. Sebab, upaya bersama akan membuat penanganan lebih cepat dan tepat. “Sinergi dengan perangkat desa, TNI, dinas sosial, maupun pihak medis sangat diperlukan,” tambahnya.

Hal senada disampaikan Kapolsek Prambon AKP Santoso. Dia menekankan pentingnya kepedulian bersama. “Dengan adanya langkah seperti ini, masyarakat bisa tenang. Potensi gangguan kamtibmas juga bisa ditekan,” paparnya.

Koordinator Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK) Dinas Sosial Kabupaten Nganjuk Mukhlis menambahkan, sebelumnya MS meresahkan warga sekitar. Sehingga, TKSK Prambon langsung berkoordinasi. "Langsung kami koordinasi untuk lakukan penjemputan,” jelasnya.

Menurut Mukhlis, keberadaan ODGJ yang tidak tertangani sering memicu berbagai persoalan. Mulai dari perkelahian, hingga kasus penganiayaan. Dampak sosial akibat keberadaan ODGJ juga tidak bisa dipandang remeh. “Situasi seperti itu jelas mengganggu ketertiban umum. Maka penanganan medis menjadi solusi utama agar lingkungan kembali nyaman,” pungkasnya.

Dengan dirujuknya MS ke RSUD Nganjuk, harapannya pasien bisa mendapatkan perawatan intensif. Warga sekitar bisa menjalankan aktivitas sehari-hari tanpa rasa takut. (nov/tyo)

Editor : Jauhar Yohanis
#Kapolres Nganjuk #polsek prambon #odgj