Habibah Anisa M.• Selasa, 21 Oktober 2025 | 17:42 WIB
PANAS MENYENGAT: Siswi SMK bermain ayunan di Alun-Alun Nganjuk. Mereka merasa kepanasan karena suhu di Kabupaten Nganjuk rata-rata di atas 34 derajat celcius dalam seminggu terakhir.
Suhu Sentuh 43 Derajat Celcius
NGANJUK, JP Radar Nganjuk- Warga Kabupaten Nganjuk kepanasan. Suhu di Kota Angin di atas 34 derajat celcius setiap hari. Bahkan, pada Sabtu (18/10), suhu mencapai 43 derajat celcius. Akibatnya, warga enggan keluar rumah saat siang hari. “Panas rasanya meski baru pukul 10.00 WIB,” keluh Izza Fauzatul Kubro, 17, warga Desa Godean, Kecamatan Loceret.
Fuza-panggilan akrab Izza Fauzatul Kubro mengatakan, setiap hari, dia membeli es. Hal itu untuk menghilangkan dahaganya. “Haus sekali. Gak kuat kalau tidak minum es,” ujarnya.
Sementara itu, Setyaris, Pengamat Meteorologi dan Geofisika Madya BMKG Sawahan Nganjuk mengatakan, suhu di Kota Angin tergolong tinggi dalam seminggu terakhir. Setiap hari, suhu rata-rata antara 33 derajat celcius hingga 35 derajat celcius.
Menurut Yaris, penyebab suhu panas di Nganjuk ini karena Indonesia masuk daerah tropis. Kemudian, ada Monsun Australia yang aktif. Lalu, posisi matahari yang berada di selatan ini mempengaruhi penyinaran yang intens. Penyinaran yang intens menyebabkan peristiwa konvektif, pengangkatan massa air ke udara menjadi awan konvektif. “Awan konvektif ini berpotensi menghasilkan hujan deras, dengan durasi pendek dan tidak disertai angin dan petir,” imbuhnya.
Yaris memprediksi beberapa wilayah di Kabupaten Nganjuk ini akan diguyur hujan hari ini dan besok. Namun hujan ini tidak merata. Beberapa daerah Nganjuk sebelah utara seperti Ngluyu, hingga Kertosono akan hujan lebih dulu. “Intensitas hujan masih ringan dan sedang,” ujarnya.
Yaris meminta, warga Kabupaten Nganjuk untuk waspada. Potensi hujan disertai petir terjadi. Kemudian, ancaman pohon tumbang karena ada angin kencang juga menghantui. “Harus ekstrawaspada,” ingatnya. (ara/tyo)