Berita Seputar Nganjuk Pendidikan Olahraga Opini Gaya Hidup Khazanah Seni & Budaya Video

Raffi Ahmad Larang Santri Gaptek

Karen Wibi • Jumat, 24 Oktober 2025 | 17:58 WIB

PERINGATI HARI SANTRI: Utusan Khusus Presiden RI Raffi Ahmad, Bupati Marhaen Djumadi, dan Ketua Dewan Pengasuh Ponpes Mojosari Muhammad Muhibbin di Ponpe
PERINGATI HARI SANTRI: Utusan Khusus Presiden RI Raffi Ahmad, Bupati Marhaen Djumadi, dan Ketua Dewan Pengasuh Ponpes Mojosari Muhammad Muhibbin di Ponpe

NGANJUK, JP Radar ­Nganjuk- Suasana di Pondok Pesantren (Ponpes) Mojosari mendadak ramai kemarin (23/10). Itu setelah sejumlah pejabat negara mendatangi ponpes yang berada di Desa Ngepeh, Kecamatan Loceret. Mereka adalah Utusan Khusus Presiden RI Raffi Ahmad, Menteri Kelautan dan Perikanan (KKP) RI Sakti Wahyu Trenggono, hingga Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) RI Arifah Fauzi.

Mereka datang untuk memeringati Hari Santri Nasional (HSN) 2025.

Selain pejabat negara, peringatan hari santri itu juga diikuti oleh tokoh penting lain. Seperti Gubernur Jawa Timur (Jatim) Khofifah Indar Parawansa, Bupati Nganjuk Marhaen Djumadi, hingga Ketua Dewan Pengasuh Ponpes Mojosari Muhammad Muhibbin.

Rombongan tiba di lokasi sekitar pukul 10.00 WIB. Setibanya di lokasi, Raffi Ahmad dkk langsung menuju ke salah satu aula yang berada di Ponpes Mojosari. Di sana Raffi Ahmad dan beberapa tokoh lain memberikan beberapa wejangan kepada para santri.

Selain memperingati HSN 2025 di Mojosari, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa juga sempat berkeliling di Kabupaten Nganjuk.
Selain memperingati HSN 2025 di Mojosari, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa juga sempat berkeliling di Kabupaten Nganjuk.

Seperti yang dilakukan oleh Raffi Ahmad. Dalam sambutannya, suami dari Nagita Slavina itu meminta santri di Ponpes Mojosari harus menjadi santri yang modern. Salah satunya menjadi santri yang melek digitalisasi. “Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto berpesan kepada para santri untuk menjadi santri yang mau terus belajar,” ujarnya kepada para santri.

Selain itu, dalam peringatan HSN 2025, Raffi Ahmad juga berpesan kepada para santri untuk menjaga keutuhan negara. Salah satunya dengan aktif dalam memerangi berita hoaks yang banyak ditemukan di media sosial. “Musuh para santri bukan lagi penjajah. Melainkan berita-berita hoax yang memecah belah bangsa,” imbuhnya sembari mendoakan para santri di Ponpes Mojosari agar menjadi pejabat negara di kemudian hari.

Hal senada juga disampaikan oleh Bupati Nganjuk Marhaen Djumadi. Orang nomor satu di Kabupaten Nganjuk itu menyampaikan santri di Kabupaten Nganjuk harus melek digital. Dengan itu, menurut Marhaen, cita-cita Indonesia Emas akan terwujud di tahun 2045. “Santri-santri di pondok juga harus maju. Jangan sampai ketinggalan,” tandasnya.

Setelah penyampaian pesan-pesan, kegiatan dilanjutkan dengan menyantap makan bergizi gratis (MBG). Siang itu menu MBG diberikan langsung oleh Menteri KKP RI. Salah satu menunya adalah ikan laut. “Saya berjanji akan rutin menyumbangkan ikan sebanyak 1 ton tiap bulannya kepada santri di Ponpes Mojosari,” tandas Menteri KKP RI Sakti Wahyu Trenggono.

Terpisah, selain memperingati HSN 2025 di Mojosari, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa juga sempat berkeliling di Kabupaten Nganjuk. Total ada tiga titik yang dikunjungi oleh Khofifah. Seperti pasar murah di Monumen Dr. Soetomo, melihat progres pembangunan Jembatan Kutorejo, hingga pengecekan saluran drainase di Desa Pelem di Kecamatan Kertosono. (wib/tyo)

Editor : Karen Wibi
#Pondok Pesantren Mojosari #santri #nganjuk #pondok pesantren