Berita Seputar Nganjuk Olahraga Opini Gaya Hidup Khazanah Seni & Budaya

Baca Alquran sebelum Belajar setiap Malam

Novanda Nirwana • Rabu, 29 Oktober 2025 | 16:48 WIB

CEMERLANG: Muhammad Nabiha Nur Zati, siswa MTsN 2 Nganjuk menjadi juara Kompetisi Kompetensi Akademik (KKA) Jawa Pos Radar Kediri 2025. Dia selalu baca Alquran sebelum belajar.
CEMERLANG: Muhammad Nabiha Nur Zati, siswa MTsN 2 Nganjuk menjadi juara Kompetisi Kompetensi Akademik (KKA) Jawa Pos Radar Kediri 2025. Dia selalu baca Alquran sebelum belajar.

M. Nabiha Nur Zati, Juara Kompetisi Kompetensi Akademik (KKA) Jawa Pos Radar Kediri

Muhammad Nabiha Nur Zati mempunyai cara jitu menjadi juara KKA tingkat SMP/MTs tahun 2025. Siswa kelas IX MTsN 2 Nganjuk ini rajin belajar setiap malam hari. Yang menarik, sebelum belajar, dia selalu membaca Alquran terlebih dulu. 

NOVANDA NIRWANA-Nganjuk,    JP Radar Nganjuk

Malam biasanya menjadi waktu bersantai bagi sebagian pelajar. Namun tidak bagi Muhammad Nabiha Nur zati. Remaja 15 tahun yang duduk di bangku kelas IX MTsN 2 Nganjuk ini justru memanfaatkan waktu tersebut untuk membaca Alquran. Setelah membaca Alquran, dia baru belajar. “Belajarnya mulai pukul 19.00 WIB-21.00 WIB,” ujar Nabiha. 

Rutinitas tersebut berbuah manis. Nabiha berhasil menyabet juara 1 Kompetisi Kompetensi Akademik (KKA) yang diselenggarakan Jawa Pos Radar Kediri tahun ini. Sebuah pencapaian yang membuatnya bangga dan bersyukur. “Sebenarnya tidak menduga jadi juara 1,” ujar Nabiha.

Bagi Nabiha, kemenangan kali ini menjadi pembuktian atas kerja kerasnya selama ini. Tahun lalu, dia juga pernah mengikuti ajang yang sama. Saat itu, Nabiha meraih juara 2. Dari pengalaman itu, dia belajar banyak hal. Termasuk, bagaimana mengatur waktu belajar dan berlatih soal. “Soal-soal tahun lalu saya pelajari, terutama matematika dan Bahasa Indonesia,” ujarnya.

Selain itu, Nabihan juga mengikuti bimbingan intensif di MTsN 2 Nganjuk menjelang babak final. Dia dan teman-temannya mendapat bimbingan belajar khusus dari guru di sekolah selama dua minggu. “Kalau les di luar tidak ada, cuma bimbingan dari guru aja sebelum final,” tuturnya.

Matematika menjadi pelajaran favorit Nabiha sekaligus bidang yang paling dikuasainya. Menurutnya, belajar matematika membuatnya tertantang untuk berpikir logis dan kreatif. “Matematika yang paling mudah, soalnya pelajaran itu kesukaan saya,” ucapnya sambil tersenyum.

Dukungan penuh datang dari kedua orang tuanya. Setiap kali mengikuti lomba, Nabiha selalu meminta restu dan doa mereka. “Sebelum lomba pasti minta doa restu orang tua. Mereka mendukung sekali,” tuturnya.

Menurutnya, saingan terberat KKA 2025 justru datang dari luar daerah. “Kalau di Nganjuk saingannya masih ringan, tapi kalau sudah luar kota, dari Kediri dan sekitarnya, mulai sulit,” ujarnya.

Atas prestasinya, Nabiha berhak membawa pulang medali, sertifikat, dan uang pembinaan. Namun, remaja ini memilih untuk tidak langsung menggunakan hadiah tersebut. “Uangnya ditabung buat masuk SMA nanti,” pungkasnya. (tyo)

 

Editor : Karen Wibi
#rajin sholat #siswa berprestasi #nganjuk