Berita Seputar Nganjuk Olahraga Opini Gaya Hidup Khazanah Seni & Budaya Video

Kantor Kelurahan Warujayeng Tertimpa Pohon Mangga

Karen Wibi • Selasa, 4 November 2025 | 15:16 WIB

DAMPAK PUTING BELIUNG: Pohon mangga menimpa kantor Kelurahan Warujayeng, Kecamatan Tanjunganom.
DAMPAK PUTING BELIUNG: Pohon mangga menimpa kantor Kelurahan Warujayeng, Kecamatan Tanjunganom.

Pelayanan Warga Menjadi Terganggu 

NGANJUK, JP Radar ­Nganjuk- Pelayanan di Kantor Kelurahan Warujayeng terganggu kemarin (3/11). Penyebabnya kantor kelurahan yang berada di Kecamatan Tanjunganom itu tertimpa pohon mangga. Karena saat angin puting beliung menerjang Tanjunganom, pohon mangga di halaman kantor kelurahan roboh pada Minggu sore (2/11). Kemudian, pohon menimpa kantor kelurahan.  Plt Kepala Kelurahan Warujayeng Eko Prio menjelaskan, peristiwa itu terjadi saat dia sedang rapat bersama perangkat kelurahan.  “Angin kencang langsung merobohkan salah satu pohon mangga,” ujarnya.

Pohon mangga yang tumbang itu merusak beberapa bagian kantor. Salah satunya adalah bagian atap kantor. Tidak hanya merusak atap, pohon yang tumbang itu juga memutus aliran listrik di kantor. Kondisi tersebut bahkan bertahan hingga siang kemarin.

Akibat kejadian itu, menurut Eko, ada beberapa pelayanan di kantor kelurahan yang terganggu. Hingga kemarin, pihak kelurahan dibantu Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Nganjuk sedang melakukan pembersihan dan evakuasi pohon yang roboh. “Kami usahakan pelayanan di kantor dapat segera teratasi,” tambahnya.

Sementara itu, pohon roboh tidak hanya terjadi di Kantor Kelurahan Warujayeng. Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Kabupaten Nganjuk Sutomo menjelaskan, di Kecamatan Tanjunganom, ada puluhan pohon yang roboh. “Pohon roboh terjadi akibat hujan deras disertai dengan angin kencang,” ujarnya.

Kerusakan parah juga terjadi di Dusun Mukuh, Desa Sidoharjo, Kecamatan Tanjunganom. Di salah satu jalan desa, terdapat beberapa pohon tumbang serentak. Akibat pohon yang tumbang, aliran listrik di dusun tersebut sempat terganggu.

Selain pohon roboh, angin kencang yang terjadi pada Minggu sore itu juga menyebabkan beberapa bangunan rusak. Salah satunya seperti atap yang tersapu angin. “Beruntung tidak ada korban jiwa dalam kejadian itu,” tambahnya.

Meski demikian, Sutomo mengimbau kepada masyarakat untuk tetap berhati-hati. Karena menurut prediksi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), cuara buruk masih akan terjadi selama beberapa hari ke depan. “Masyarakat harus berhati-hati saat cuaca sedang buruk,” pungkasnya. (wib/tyo)

Editor : Karen Wibi
#nganjuk #cuaca buruk #angin kencang