Berita Seputar Nganjuk Olahraga Opini Gaya Hidup Khazanah Seni & Budaya

Jalan Ngangkatan-Gondang Tutup Total 43 Hari

Novanda Nirwana • Sabtu, 8 November 2025 | 19:05 WIB

Jalan Ngangkatan–Gondang ditutup total. Penutupan mulai 3 November hingga 15 Desember 2025.
Jalan Ngangkatan–Gondang ditutup total. Penutupan mulai 3 November hingga 15 Desember 2025.

NGANJUK, JP Radar ­Nganjuk– Jalan Ngangkatan–Gondang ditutup total. Penutupan mulai 3 November hingga 15 Desember 2025. Kebijakan ini diambil seiring dimulainya pekerjaan peningkatan jalan yang membutuhkan area kerja luas serta kondisi jalur yang terbebas dari lalu lintas.

Keputusan penutupan dipaparkan dalam kegiatan sosialisasi yang digelar bersama dinas perhubungan, kontraktor pelaksana, perwakilan kecamatan, perangkat desa, hingga tokoh masyarakat. Sosialisasi tersebut bertujuan memastikan seluruh pihak memperoleh informasi awal yang jelas mengenai durasi pekerjaan, potensi gangguan lalu lintas, serta pola rekayasa arus yang diberlakukan.

Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Nganjuk Suharono menyampaikan bahwa pembangunan di jalan Ngangkatan–Gondang termasuk kategori berat. Karena itu, jalur tidak memungkinkan dibuka setengah atau diberlakukan sistem buka tutup. “Kami sepakati bahwa akibat pembangunan yang berat, jalan Ngangkatan sampai Gondang ditutup total mulai 3 November sampai 15 Desember,” ujarnya.

Suharono menegaskan, keputusan penutupan total bukan semata-mata demi kelancaran pekerjaan, tetapi demi menjaga kualitas konstruksi agar memiliki usia layanan panjang. “Supaya umur konstruksi itu lebih pas dan bisa segera selesai karena pembangunan tidak terganggu. Saat jalur steril dari kendaraan, proses pengerjaan bisa lebih cepat dan hasilnya maksimal,” imbuhnya.

Selama pelaksanaan pekerjaan, seluruh kendaraan dialihkan ke jalur alternatif yang telah ditentukan Dishub. Pengalihan arus diarahkan melalui sejumlah rute pengganti yang menghubungkan kawasan Ngangkatan, Sukorejo, Baron, hingga Gondang. Dishub menyebutkan bahwa rekayasa lalu lintas telah disiapkan agar tidak terjadi penumpukan di jalur alternatif, terutama pada jam pergi pulang kerja.

Masyarakat diminta menyesuaikan pola perjalanan selama masa penutupan berlangsung. Pengguna jalan yang biasa melintas di jalan Ngangkatan–Gondang disarankan merencanakan waktu perjalanan lebih awal dan memerhatikan informasi rambu sementara yang dipasang di titik-titik pengalihan arus. 

Suharono berharap, penutupan sementara ini dapat dipahami masyarakat sebagai bagian dari proses percepatan pembangunan. Setelah proyek rampung, ruas tersebut diharapkan menjadi lebih nyaman, aman, dan memiliki durabilitas tinggi sehingga tidak lagi menjadi titik rawan kerusakan. “Kami ingin hasilnya cepat dirasakan masyarakat. Semakin cepat pekerjaan selesai, semakin cepat manfaatnya dapat dinikmati,” pungkasnya. (nov/tyo)

Editor : Karen Wibi
#perbaikan jalan #nganjuk #Perubahan Arus Lalu Lintas