Berita Seputar Nganjuk Olahraga Opini Gaya Hidup Khazanah Seni & Budaya

Padamkan Api Berkobar, Malam Evakuasi Ular

Novanda Nirwana • Senin, 10 November 2025 | 18:36 WIB

ASAP MENGEPUL:  Petugas Damkarmat Nganjuk memadamkan api kemarin.
ASAP MENGEPUL: Petugas Damkarmat Nganjuk memadamkan api kemarin.

NGANJUK, JP Radar Nganjuk – Petugas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kabupaten Nganjuk kembali menghadapi dua kejadian darurat dalam satu hari. Pagi hari mereka dikerahkan memadamkan kebakaran tumpukan kardus akibat kebocoran gas elpiji di Kertosono. 

Kemudian, malam hari, personel damkarmat kembali turun ke lapangan untuk mengevakuasi ular kobra yang masuk ke kandang ternak warga di Gondang.

Laporan pertama masuk pukul 06.14 WIB dari rumah milik M. Fathul Islam, 24, di Dusun Kalianyar, Kecamatan Kertosono. Kebakaran bermula ketika ibu Fathul, Ningsih menyalakan kompor untuk menyiapkan masakan acara tahlilan. Api dari kompor menyambar triplek dan tumpukan kardus yang tersimpan di dekat area memasak. 

Api sempat coba dipadamkan menggunakan APAR oleh Fathul, namun bara yang tersisa kembali menyala hingga membesar. Warga kemudian menghubungi petugas damkarmat. "Kami kerahkan armada dari Pos Bantu Tanjunganom," ujar Kepala Damkarmat Kabupaten Nganjuk Imam Ashari.

Petugas menyelesaikan proses pemadaman pukul 07.00 WIB. Tidak ada korban jiwa.  Sementara kerugian material diperkirakan Rp 5 juta.

Sementara itu, pada pukul 17.32 WIB laporan kedua datang dari Suyono, 57, warga Dusun Kawedegan, Desa Balonggebang, Gondang. Seekor ular kobra ditemukan berada di kandang ternak miliknya. Petugas Siaga I Pos Rejoso segera dikerahkan melakukan evakuasi reptil berbahaya tersebut.  "Beruntung ular tidak sampai makan hewan ternak atau menggigit orang," tambahnya.

Penyisiran dilakukan dengan hati-hati mengingat ular kobra dikenal agresif bila merasa terancam. Posisi ular berada di sekitar tumpukan barang sehingga membutuhkan penanganan ekstra. Petugas harus memindahkan beberapa barang terlebih dahulu sebelum melakukan penangkapan.

Setelah memastikan kondisi aman, petugas berhasil mengamankan ular tanpa insiden. Reptil tersebut kemudian ditempatkan dalam wadah khusus untuk dibawa keluar dari permukiman warga.

Imam mengimbau warga waspada terhadap bahaya kebakaran rumah serta meningkatnya kemunculan ular  di rumah saat pancaroba.  “Jika ada potensi bahaya, segera laporkan. Jangan ditangani sendiri,” tegasnya. (nov/tyo)

Editor : Karen Wibi
#pemadam kebakaran #nganjuk #kebakaran