Berita Seputar Nganjuk Olahraga Opini Gaya Hidup Khazanah Seni & Budaya

Oven Jagung Terbakar di Gondang

Novanda Nirwana • Rabu, 12 November 2025 | 17:13 WIB

MEMBARA: Petugas Damkarmat Nganjuk memadamkan api yang melalap oven jagung milik warga Desa Senggowar, Kecamatan Gondang.
MEMBARA: Petugas Damkarmat Nganjuk memadamkan api yang melalap oven jagung milik warga Desa Senggowar, Kecamatan Gondang.

Korban Alami Kerugian Capai Rp 100 Juta

NGANJUK, JP Radar ­Nganjuk- Kebakaran melanda oven jagung di Dusun/Desa Senggowar, Kecamatan Gondang pada Senin malam (10/11). Api berkobar dan melahap atap bangunan hingga membakar tumpukan jagung kering. Tidak ada korban jiwa dalam insiden ini, namun kerugian ditaksir mencapai sekitar Rp 100 juta.

Peristiwa tersebut pertama kali diketahui sekitar pukul 20.30 WIB ketika pemilik oven, Japan, 55, melihat kobaran api pada bagian atas atap bangunan. Kemudian, warga menghubungi petugas pemadam. “Laporan masuk pukul 20.40 WIB dan tim langsung bergerak menuju lokasi,” ujar Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kabupaten Nganjuk Imam Ashari.

Armada dari Pos Bantu Rejoso, Pos Bantu Lengkong, serta personel Siaga 2 diterjunkan. Tim tiba di lokasi pukul 20.55 WIB dan mendapati api sudah menjalar ke bagian atap serta area penyimpanan jagung di dalam mesin oven. Kondisi sekitar yang gelap dan cuaca gerimis membuat proses pemadaman cukup lama. “Material jagung kering mudah tersulut dan menyimpan bara sehingga proses pemadaman dan pendinginan memakan waktu lebih lama,” terang Imam.

Dugaan sementara, titik awal api berasal dari salah satu kayu penyangga yang berada dekat mesin oven. Kayu tersebut terkena panas tinggi selama proses pengeringan. Tanpa disadari, panas perlahan berubah menjadi bara api.  “Bara ini kemudian naik ke genteng dan menyambar tumpukan jagung yang berada di atas mesin. Dari situ api cepat membesar,” jelasnya. 

Meski demikian, DPKP memastikan penyebab pasti masih dalam penyelidikan. Petugas harus bekerja hampir dua jam untuk memastikan seluruh api padam. Pemadaman selesai pada pukul 22.45 WIB. Total belasan personel gabungan diterjunkan dengan dua armada pemadam, dibantu unsur kepolisian dan perangkat desa. 

Selain melakukan pemadaman, tim damkar juga memberikan imbauan keselamatan kepada pemilik usaha. Mereka meminta pemilik oven meningkatkan pengawasan mesin pengering, memastikan area di sekitar mesin steril dari material mudah terbakar, serta memeriksa penyangga bangunan yang rentan panas. 

Meski tidak ada korban jiwa, kerugian materi cukup besar karena jagung yang sedang dioven sebagian besar hangus, serta beberapa bagian atap dan rangka bangunan rusak. “Kerugian ditaksir mencapai Rp 100 juta,” pungkasnya. (nov/tyo)

Editor : Karen Wibi
#nganjuk #jagung #oven #kebakaran