PAHLAWAN NASIONAL: Peziarah berdoa di makam Marsinah. Keluarga enggan makam dipindah ke TMP.
Pemkab Berencana Memperbaiki agar Perziarah Nyaman
NGANJUK, JP Radar Nganjuk- Status Marsinah sebagai pahlawan nasional membuat kabar pemindahan makamnya mencuat. Karena biasanya pahlawan dimakamkan di Taman Makam Pahlawan (TMP). Namun, makam Marsinah ada di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Desa Nglundo, Kecamatan Sukomoro. Sama seperti warga biasa.
Ketika kabar pemindahan makam dikonfirmasikan, keluarga Marsinah mengaku menolak rencana itu. “Kami tidak setuju jika makam Marsinah dipindah ke TMP Nganjuk,” ujar Sini, bibi Marsinah.
Menurut Sini, dengan makam tetap di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Desa Nglundo, keluarga lebih mudah berziarah ke makamnya. Karena jarak rumah keluarga Marsinah dengan TPU tidak jauh. “Saya juga bisa mudah berziarah,” ujar perempuan asli Nglundo ini.
Sini mengatakan, dengan tetap di TPU Nglundo, Marsinah akan tenang di surga. Karena makamnya tidak akan dibongkar. “Biar tenang dan nyaman di sini saja,” ujarnya.
Sementara itu, Bupati Nganjuk Marhaen Djumadi mengatakan jika wacana pemindahan makam Marsinah ke TMP Nganjuk sempat muncul. Namun, hal itu tidak akan dilakukan. Karena keluarga enggan makam pahlawan buruh itu dipindah. “Makam Marsinah tidak akan dipindah. Biar di Nglundo saja,” ujarnya kepada wartawan koran ini.
Perlu diketahui, saat ini, makam Marsinah masih berada di Desa Nglundo, Kecamatan Sukomoro. Makam Marsinah berada di antara ratusan makam lain di tempat pemakaman umum (TPU) Desa Nglundo. Sedangkan TMP Nganjuk berada di Desa Sukorejo, Kecamatan Loceret. Jaraknya sekitar 11 kilometer (km) dari Desa Nglundo.
Sebenarnya, sebelum Marsinah ditetapkan sebagai pahlawan nasional pada 10 November 2025, wacana tentang pemindahan makam ke TMP Nganjuk sudah muncul. Namun, hal itu ditolak langsung oleh pihak keluarga. Keluarga merasa lebih nyaman jika makam Marsinah tetap di TPU Desa Nglundo.
Keputusan keluarga tersebut dihormati oleh Pemkab Nganjuk. Marhaen berjanji akan memperbaiki makam Marsinah di TPU Nglundo. Sehingga, peziarah bisa nyaman berziarah. Apalagi, saat peringatan Hari Buruh atau May Day, banyak peziarah ke makam Marsinah. Mereka tidak hanya berasal dari Nganjuk. Namun, dari luar Kota Angin. Bahhkan, sejumlah pejabat dan kepala daerah pernah berziarah di makam Marsinah. (wib/tyo)